Reza: Kemenkeu Mengajar Jadi Momentum Transformasi Pendidikan di Kalteng

IST/BERITASAMPIT - Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi , Muhammad Reza Prabowo, saat menyampaikan sambutan secara virtual pada kegiatan Kemenkeu Mengajar 10, Senin, 10 November 2025.

– Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik)Provinsi (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo, menilai kegiatan “Kemenkeu Mengajar 10” menjadi momentum penting dalam memperkuat transformasi dunia pendidikan di Kalteng menuju era digital dan kolaboratif.

Hal tersebut disampaikannya secara virtual pada kegiatan “Kemenkeu Mengajar 10” yang digelar oleh Disdik Provinsi Kalteng bekerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, yang dipusatkan di SMA Negeri 4 , dan disiarkan secara virtual ke seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Kalteng, Senin, 10 November 2025.

Dalam sambutannya, Reza menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Kemenkeu yang menghadirkan pegawai sebagai relawan pengajar untuk mengenalkan pengelolaan keuangan negara kepada pelajar di seluruh Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter yang sejalan dengan misi pendidikan .

“Hari ini kita tidak hanya belajar tentang keuangan negara, tetapi juga belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, dan transparansi. Nilai-nilai itu harus menjadi dasar karakter generasi muda kita,” tegas Reza.

Ia menyebut, dunia pendidikan di Kalteng kini semakin terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor. Melalui kegiatan seperti Kemenkeu Mengajar, Reza menilai Kalteng telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran jarak jauh.

“Kita telah membuktikan bahwa pembelajaran bisa dilakukan di mana saja dan menjangkau siapa saja. Ini bukti bahwa Kalteng mampu bergerak cepat dalam transformasi pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Reza menegaskan bahwa Disdik Kalteng berkomitmen mendukung kegiatan yang memperkaya wawasan siswa, terutama dalam bidang literasi keuangan dan kewarganegaraan.

Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya mengelola keuangan negara dengan bijak.

“Anak-anak kita harus memahami bahwa setiap rupiah uang negara memiliki tanggung jawab besar di baliknya. Mereka harus tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berintegritas,” jelasnya.

Menurut Reza, keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini menjadi cerminan kemajuan pendidikan Kalteng yang semakin maju dan adaptif.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sekolah dan guru yang turut mendukung penyelenggaraan acara secara serentak di seluruh kabupaten dan kota.

“Kolaborasi seperti ini tidak mungkin berhasil tanpa dukungan para guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan di seluruh daerah. Mereka adalah garda terdepan dalam memastikan anak-anak kita terus mendapat kesempatan belajar terbaik,” ungkapnya.

Reza juga mengajak seluruh pihak, termasuk instansi pemerintah dan dunia usaha, untuk terus berperan dalam memperkaya proses pembelajaran di sekolah-sekolah.

“Kami terbuka untuk siapa pun yang ingin ikut mengajar, berbagi ilmu, dan berkontribusi bagi pendidikan di Kalteng. Dunia pendidikan tidak bisa berjalan sendiri, harus berkolaborasi,” tambahnya.

Melalui Kemenkeu Mengajar, Reza berharap semakin banyak siswa Kalteng yang termotivasi untuk mengejar cita-cita, termasuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kedinasan seperti Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN.

“Semoga kegiatan ini memotivasi anak-anak kita untuk terus berprestasi. Siapa tahu kelak mereka menjadi bagian dari Kemenkeu dan berperan dalam mengelola keuangan negara,” katanya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Dibandingkan Zaman Teras Narang, Gubernur Sebut APBD Kalteng 2026 Justru Turun
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!