LAMANDAU – Festival Babukung 2025 resmi ditutup oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, di Alun-alun Nanga Bulik. Senin malam 10 November 2025.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah memberikan penampilan terbaik selama penyelenggaraan festival budaya tahunan tersebut.
Rizky mengakui bahwa Festival Babukung tahun ini belum kembali masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) milik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Meski begitu, ia menegaskan semangat penyelenggaraan tidak berkurang sedikit pun.
“Walau tahun ini Babukung belum masuk di Kharisma Event Nusantara, tapi kami tetap memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Semoga tahun depan bisa kembali menjadi bagian dari event nasional,” ujarnya
Ia juga berharap agar para pemenang Festival Babukung 2025 bisa menjadi wakil Kabupaten Lamandau di ajang nasional, membawa semangat budaya Dayak Tomun dan kekayaan tradisi daerah ke panggung yang lebih luas.
Salah satu peserta dari Desa Ginih, yang berhasil meraih juara pertama kategori desa, mengaku bangga bisa menampilkan hasil kerja keras kelompoknya di hadapan ribuan penonton.
“Kami latihan berbulan-bulan untuk tampil di sini. Babukung bukan sekadar lomba, tapi cara kami menjaga tradisi leluhur agar tetap hidup. Rasanya luar biasa bisa juara,”l” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh peserta dari Sanggar Laman Basega, yang meraih juara dua kategori umum.
“Festival ini jadi ruang berekspresi bagi seniman lokal. Kami senang karena masyarakat begitu antusias menyaksikan. Semoga tahun depan lebih besar dan bisa dikenal hingga ke tingkat nasional,” katanya
Berikut Daftar Pemenang Festival Babukung 2025:
Kategori Desa:
Juara 1: Desa Ginih (246)
Juara 2: Desa Liku (245)
Juara 3: Desa Samu Jaya (243)
Juara 4: Desa Lopus (240)
Kategori Kecamatan:
Juara 1: Kecamatan Lamandau (221,5)
Juara 2: Kecamatan Batang Kawa (206,5)
Juara 3: Kecamatan Belantikan Raya (203)
Juara 4: Kecamatan Delang (200)
Kategori Umum:
Juara 1: Laman Kreatif (228)
Juara 2: Sanggar Laman Basega (220)
Juara 3: Paguyuban Batak Dosniroha (218)
Juara 4: Paguyuban Flobamora (208)
Festival Babukung dikenal sebagai ikon budaya Kabupaten Lamandau yang mengangkat kearifan lokal suku Dayak Tomun.
Tahun ini, acara tersebut kembali menarik perhatian ribuan pengunjung dan menjadi ajang unjuk kreativitas masyarakat dalam melestarikan tradisi sekaligus memperkuat identitas daerah. (andre)












