PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugiyarto, mendesak Pemerintah Provinsi segera menunjuk koordinator dari perangkat daerah untuk memperkuat pengawasan dan penanganan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Sugiyarto, koordinasi antarinstansi hingga kini belum berjalan optimal karena belum jelas siapa yang menjadi penanggung jawab teknis di lapangan.
“Melalui pak sekda kemarin saya minta pemerintah provinsi menunjuk salah satu sebagai koordinator. Karena ini tidak jelas ini siapa yang mengkoordinir, tapi yang bertanggung jawab memang SPPG,” ujarnya, Jumat, 14 November 2025.
Ia mengatakan jalur koordinasi selama ini kerap menemui hambatan, terutama karena SPPG dianggap sebagai instansi vertikal. Karena itu, ia meminta koordinator tidak ditempatkan pada level asisten, melainkan dinas yang langsung bersentuhan dengan program.
“Kalau ada hal-hal yang seperti kita khawatirkan segera kita tangani agar tidak keracunan. Kalau ada yang keracunan malah repot lagi kita,” katanya.
Sugiyarto menekankan pentingnya langkah cepat pemerintah provinsi untuk mencegah insiden serupa seperti yang terjadi di daerah lain. Ia menyebut DPRD telah menyampaikan usulan itu kepada Plt Sekda Kalteng beberapa waktu lalu.
“Jadi kami berharap supaya MBG di Kalteng sesegera mungkin bisa dikoordinir oleh Pemerintah Provinsi untuk mengambil langkah pengamanan supaya tidak terjadi keracunan seperti di daerah lain,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta pemprov menggelar rapat khusus yang melibatkan seluruh institusi terkait untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan aman dan terpantau.
“Kemudian ada koordinator yang ditunjuk supaya kalau ada hal-hal yang tidak kita inginkan segera kita lakukan pencegahan,” pungkasnya.
(Syauqi)












