PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) muda, khususnya lulusan SMK, agar siap menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah, Farid Wajdi, menekankan bahwa siswa SMK harus memiliki kemauan kuat untuk terus belajar dan mengasah kemampuan.
“Keterampilan tidak boleh berhenti diasah, melainkan harus dikembangkan agar relevan dengan kebutuhan industri. Kembangkan diri, tajamkan kemampuan, dan terus beradaptasi. Dunia kerja menuntut kesiapan mental dan kompetensi yang kuat,” ucapnya.
Selain itu juga lulusan SMK perlu menguasai keterampilan yang benar-benar dibutuhkan oleh industri. Untuk itu, meminta siswa selalu aktif mencari informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja dari berbagai perusahaan.
“Industri biasanya menyampaikan kebutuhan tenaga kerja melalui situs web ataupun media sosial. Jika ada informasi yang perlu ditindaklanjuti, sampaikan kepada kami. Pemerintah siap memfasilitasi,” tambahnya.
Tidak hanya keterampilan teknis, juga menekankan pentingnya soft skill seperti etika kerja, disiplin, komunikasi yang baik, dan tanggung jawab. Kualitas pribadi menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan seseorang ketika memasuki dunia kerja.
“Bangun mental juara. Jangan hanya ingin ikut-ikutan, tetapi harus mampu menunjukkan kualitas diri,” lanjutnya.
Selain itu mendorong siswa SMK untuk tidak hanya berorientasi menjadi pekerja, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan. Dunia usaha dan industri, kini memberikan peluang luas bagi generasi muda yang memiliki inovasi dan keberanian membangun usaha sendiri.
“Pemerintah Provinsi Kalteng terus berkomitmen memperkuat program pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan agar lulusan SMK semakin kompeten dan berdaya saing. Kami ingin memastikan generasi muda Kalteng siap menghadapi tantangan dan peluang dunia kerja,” ungkapnya. (yud)












