PALANGKA RAYA – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Kalimantan Tengah bersama UPT Metrologi Legal Kota Palangka Raya melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU di Kota Palangka Raya.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya rutin memastikan ketepatan takaran bahan bakar minyak (BBM) sekaligus memberikan perlindungan kepada konsumen dan pelaku usaha.
Dalam pemeriksaan tersebut, sebagian besar SPBU menunjukkan hasil yang masih berada dalam batas toleransi ketentuan metrologi, yakni maksimal 0,5 persen kekurangan takaran. Bahkan pada salah satu SPBU di Jalan Seth Adji ditemukan adanya kelebihan takaran sebesar 0,2 hingga 0,4 persen.
Sementara beberapa SPBU lainnya menunjukkan selisih kekurangan takaran berkisar 0,1 hingga 0,3 persen. Seluruh hasil tersebut masih dinilai wajar dan sesuai standar yang diperbolehkan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah melalui Kepala Bidang Perlindungan Konsumen, Maskur, menyampaikan bahwa temuan tersebut tidak memberikan dampak merugikan bagi konsumen maupun pemilik SPBU.
“Kami mengimbau pengelola SPBU untuk segera melakukan penyesuaian atau tera ulang apabila terdapat ketidaksesuaian, agar pelayanan tetap optimal dan tidak menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha,” ucapnya.
Terkait hal ini pihaknya tidak menemukan pelanggaran yang melebihi batas toleransi 0,5 persen. Meski demikian, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala baik di Kota Palangka Raya maupun kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah, sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat.
“Disperindag juga menyediakan layanan aduan melalui nomor WhatsApp 0821-5506-3886 bagi masyarakat yang menemukan dugaan ketidaksesuaian takaran di SPBU,” tambahnya.
Pengawasan ini tidak hanya untuk memastikan kepatuhan aturan, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan bagi dua pihak sekaligus konsumen agar mendapatkan takaran sesuai, dan pengusaha agar tidak mengalami kerugian akibat kesalahan pengukuran.
“Dengan adanya sidak rutin ini, pemerintah berharap pelayanan SPBU di Kalimantan Tengah semakin tertib, akurat, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ungkapnya. (yud)












