Gubernur Tekankan Sportivitas dan Mental Tanding sebagai Kunci Prestasi Atlet Tenis Kalteng

IST/BERITASAMPIT - Gubernur H. Agustiar Sabran saat memukul bola tenis sebagai tanda dibukanya Turnamen Tenis Lapangan Piala Isen Mulang Tahun 2025 di Lapangan Tenis Sanaman Mentikei, , Jumat, 21 November 2025.

– Gubernur (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa pembinaan mental tanding menjadi komponen utama dalam membangun prestasi atlet tenis daerah.

Pesan itu ia sampaikan saat membuka Turnamen Tenis Lapangan Piala Isen Mulang se-Kalteng Tahun 2025 di Lapangan Tenis Sanaman Mentikei, , Jumat, 21 November 2025.

Dalam sambutannya, Agustiar menekankan bahwa teknik dan fisik tidak akan cukup tanpa karakter sportivitas yang kuat.

Menurutnya, atlet hebat bukan hanya mereka yang tangguh secara kemampuan, tetapi juga yang mampu menjaga emosi, menghargai lawan, dan tetap fokus dalam tekanan.

“Prestasi itu lahir dari mental. Anak-anak kita harus punya mental tanding yang bagus, menjunjung sportivitas, dan siap menang atau kalah dengan kepala tegak,” ujar Agustiar.

Ia menyampaikan bahwa turnamen seperti Piala Isen Mulang merupakan ruang belajar penting bagi atlet, terutama yang masih berada pada jenjang junior.

Melalui kompetisi yang intens, para atlet dapat mengasah kemampuan membaca permainan, mengontrol diri, dan merespons dinamika pertandingan dengan dewasa.

“Lapangan adalah tempat paling jujur untuk mengukur kesiapan. Di sini kita bisa lihat bagaimana atlet mengatasi tekanan, bagaimana mereka bangkit setelah kehilangan poin, dan bagaimana mereka menjaga sikap,” jelasnya.

Gubernur juga menyinggung perlunya pelatih dan orang tua untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran serta disiplin sejak awal.

Ia menekankan bahwa karakter atlet terbentuk bukan hanya dari latihan teknik, tetapi juga dari lingkungan yang membimbing mereka untuk tetap rendah hati.

“Jangan hanya kejar juara. Kejar dulu karakternya. Kalau mentalnya kuat, prestasi bakal ngikut,” ucapnya.

Di sisi lain, Agustiar memuji penyelenggaraan turnamen tahun ini yang mencatat jumlah peserta terbesar dalam sejarah Piala Isen Mulang mencapai 375 atlet dari berbagai kabupaten/kota.

Ia menilai antusiasme luar biasa ini bukan hanya tanda tingginya minat masyarakat, tetapi juga momentum untuk memperkuat budaya kompetisi sehat di Kalteng.

“Semakin banyak atlet ikut, semakin besar kesempatan mereka belajar menghadapi lawan yang berbeda-beda. Ini bagus untuk tumbuhkan mental tanding,” katanya.

Mengakhiri sambutan, Gubernur kembali menegaskan bahwa kemenangan tidak boleh menjadi satu-satunya tujuan.

Baginya, yang jauh lebih penting adalah bagaimana turnamen ini menjadi ajang pembentukan karakter generasi muda Kalteng yang tangguh, percaya diri, dan siap berkompetisi secara terhormat.

“Tanamkan semangat fair play. Itu yang bikin kita maju. Itu juga yang bikin anak-anak kita jadi pribadi yang kuat,” tutupnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Pemprov Kalteng Dorong Efisiensi Pengadaan Melalui E-Katalog Versi 6.0
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!