KUALA KAPUAS – Upaya memperkuat literasi politik generasi muda di Kabupaten Kapuas kian digencarkan melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik yang dilaksanakan Pokja Pendidikan Politik Terpadu di empat kecamatan, yakni Basarang, Kapuas Hilir, Pulau Petak, dan Tamban Catur, Jumat 21 November 2025. Program ini menargetkan para pelajar SMA sebagai pemilih pemula dengan membawa pesan besar: mencerdaskan pilihan, menjaga harmoni, dan menolak segala bentuk disinformasi serta politik uang.
Kegiatan diawali dengan Apel Gabungan di halaman Kantor Bakesbangpol Kapuas yang dipimpin Kepala Bakesbangpol, Drs Yunabut, dan Komandan Apel Bella Saputra selaku Koordinator Pokja. Setelah pengarahan, tim dibagi menjadi empat kelompok yang disebar ke SMAN 1 Basarang, SMAN 1 Kapuas Hilir, SMAN 1 Pulau Petak, dan SMAN 1 Tamban Catur. Sementara itu, satu tim dijadwalkan meneruskan sosialisasi ke SMAN 1 Kapuas Timur.
Seluruh unsur Pokja turut terlibat dalam kegiatan ini, meliputi Bakesbangpol, KPU, Bawaslu, dan Diskominfosantik Kabupaten Kapuas. Sosialisasi mengusung tema “Politik Cerdas, Harmoni Terjaga, Kapuas Bersinar” dengan subtema yang menekankan pentingnya sikap cerdas memilih, santun menyampaikan pendapat, anti hoaks, dan anti politik uang berlandaskan nilai Pancasila dan filosofi Huma Betang.
Dalam paparan materi, perwakilan KPU Kapuas menegaskan bahwa demokrasi tidak dapat berjalan dengan baik tanpa partisipasi aktif pemilih pemula yang kelak menentukan arah pembangunan daerah. Bawaslu Kapuas mengajak pelajar terlibat dalam pengawasan partisipatif untuk mencegah pelanggaran Pemilu, sementara Bakesbangpol menekankan penguatan karakter politik pelajar melalui nilai Pancasila dan Huma Betang sebagai landasan moral.
Pokja menilai pendidikan politik perlu diberikan sejak dini agar pelajar memahami hak dan kewajibannya sebagai pemilih, mampu memilah informasi secara kritis, menolak praktik jual beli suara, dan berani menyampaikan aspirasi secara santun serta beretika. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas beserta penyelenggara pemilu dalam membangun demokrasi yang inklusif dan berintegritas.
Rangkaian sosialisasi ditutup dengan foto bersama sebagai tanda kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga penyelenggara pemilu, dan dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda Kapuas yang cerdas berpolitik, mencintai Pancasila, dan menjunjung falsafah Huma Betang. (ds)












