Manajemen Baru PDAM Diminta Pastikan Solusi Air Bersih untuk Wilayah Selatan Kotim saat Kemarau

NARDI/BERITASAMPIT - Anggota Komisi II DPRD Kotim, Zainuddin.

SAMPIT – Anggota Komisi II DPRD (Kotim) Zainuddin menyoroti serius keluhan masyarakat di wilayah selatan yang setiap tahun mengalami krisis air bersih saat kemarau. Ia meminta manajemen Perumdam Tirta Mentaya atau PDAM yang baru dilantik segera menyusun langkah konkret untuk memastikan layanan air bersih dapat menjangkau wilayah tersebut.

“Daerah Teluk Sampit dan Kecamatan Pulau Hanaut berada di kawasan pesisir sehingga air tanah cenderung asin dan tidak layak konsumsi saat kemarau,” kata Zainudin, Rabu 26 November 2025.

Kondisi ini membuat warga sangat bergantung pada air hujan. Ketika kemarau berlangsung tiga hingga empat bulan, masyarakat pasti dilanda kesulitan karena tidak ada sumber air bersih yang bisa diandalkan.

Menurutnya, situasi ini bukan persoalan baru, namun masalah bertahun-tahun yang belum mendapatkan solusi permanen dari PDAM. “Harus ada langkah-langkah PDAM tahun depan. Apakah suplai air bersih gratis atau percepatan jaringan dari Parebok ke Basawang, Regei Lestari, Kuin Permai, Lampuyang. Wilayah seberang seperi Pulau Hanaut lebih berat lagi,” ujarnya.

Selama ini, bantuan air bersih saat kemarau hanya datang dari instansi pemerintah, BPBD hingga partai . Zainuddin mengapresiasi upaya tersebut, namun menegaskan bahwa bantuan semacam itu tidak menyelesaikan akar persoalan.

“Itu hanya solusi darurat sementara. Yang dibutuhkan warga adalah solusi jangka panjang berupa pembangunan jaringan air PDAM yang stabil,” tegasnya.

selain itu sebagai solusi alternatif bisa dengan program pembuatan sumur bor kedalaman hingga 120 meter untuk memastikan kualitas air layak konsumsi.

Dewan Dapil 3 ini menambahkan, saat musim hujan masyarakat memang tidak mengalami masalah karena bisa menampung air, namun ketika kemarau tiba mereka kembali terpaksa membeli air bersih yang tentu menambah beban biaya hidup.

baca juga ...  DPRD Kotim Komitmen Dukung Upaya Pencegahan-Pemberantasan Narkoba melalui Kebijakan dan Penguatan Kerja Sama Lintas sektor

Ia mengungkapkan warga selama ini menggunakan air sungai untuk mandi, cuci, dan kakus. Padahal kualitas air sungai dinilai sudah tidak layak. Karena itu, Zainuddin menegaskan kembali agar PDAM memperluas jaringan pipa air bersih menuju yang belum terlayani. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!