Ketum Golkar Minta Pengurus Fokus Tambah Kursi DPR di Pemilu 2029 , Bukan Hanya Menangkan Kepala Daerah

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia saat memberikan sambutan di acara Musda Golkar Kalteng di Swiss-Belhotel Danum , Sabtu, 29 November 2025.

– Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Bahlil Lahadalia menginstruksikan seluruh jajaran pengurus di daerah, khususnya pengurus baru DPD Golkar (Kalteng), untuk memprioritaskan penambahan perolehan kursi pada Pemilu 2029 mendatang.

Instruksi ini disampaikan Bahlil saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalteng di Swiss-Belhotel Danum , Sabtu, 29 November 2025.

Dalam arahannya, Bahlil menekankan bahwa keberhasilan partai ke depan akan diukur dari jumlah kursi yang didapatkan di parlemen, bukan hanya dari kemenangan kepala daerah.

“Keberhasilan pengurus partai tidak hanya terletak berapa gubernur dan bupati yang kita jadikan, tetapi terletak pada berapa kursi yang bisa kita tambah,” ujar Bahlil.

Bahlil membeberkan posisi Golkar saat ini dalam peta . Sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar merupakan partai dengan perolehan kursi terbanyak kedua di DPR RI dengan 102 kursi. Namun, untuk perolehan kursi di tingkat DPRD provinsi dan kabupaten/kota, Golkar menempati posisi pemenang pertama dengan total lebih dari 2.900 kursi.

“Kalau hari ini kursi kita di DPR RI 102 maka ke depan harus kita naikan 103, 104 atau seratus berapa aja yang penting kursi naik,” tegas Bahlil.

Menteri ESDM ini juga menyatakan keyakinannya bahwa dengan kepengurusan yang baru dan soliditas kader, Golkar di Kalteng akan mampu memberikan kontribusi maksimal dalam mencapai target tersebut.

“Saya yakin di sini banyak bupati, wali kota kita, yang punya kader Golkar, anggota DPRD kader Golkar yang luar biasa. Saya yakin dan percaya insyaallah ke depan Kalteng kita akan menjadi yang terbaik dalam proses Pemilu tahun 2029,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Pemprov Kalteng Rampungkan Pedoman Manajemen Aset TIK dan SDM SPBE
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!