Lima Driver Ojol di Kena Tipu Order Fiktif Rp500 Ribu, Polisi Beri Bantuan

IST/BERITA SAMPIT - Pengemudi Ojol saat berada di Pos Polisi di Bundaran Besar .

– Lima pengemudi ojek online (ojol) di menjadi korban penipuan order fiktif yang merugikan mereka hampir Rp500 ribu. Peduli dengan nasib para korban, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta memberikan bantuan sebagai bentuk dukungan moral dan meringankan beban finansial mereka.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kasubnit Turjawali Satlantas, Aiptu Solihin, di Pos Polisi Bundaran Besar , Rabu, 10 Desember 2025.

penipuan ini bermula ketika seorang oknum memesan makanan senilai total Rp500 ribu melalui lima aplikasi berbeda yang diterima oleh lima driver ojol.

Setelah para driver mengantarkan pesanan ke alamat tujuan, sebuah wisma di Jalan Putri Junjung Buih, ternyata tidak ada satu pun penghuni atau pihak yang merasa memesan makanan tersebut. Para driver pun terpaksa menanggung kerugian biaya pesanan yang tidak dibayar.Sumilat

Menanggapi kejadian tersebut, Polresta bergerak cepat memberikan bantuan. Kepala Satlantas (Kasat Lantas) Polresta , Kompol Egidio Sumilat menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kami memberikan bantuan ini sebagai wujud kepedulian sekaligus dorongan semangat bagi para driver agar tetap tegar dan tidak merasa sendiri ketika menghadapi kejadian seperti ini,” ujar Egidio.

Secara terpisah, Kanit Turjawali Satlantas Polresta , Ipda Dedi Hendra Kurniawan, mengimbau agar para pengemudi ojol meningkatkan kehati-hatian saat menerima pesanan, terutama yang bernominal besar atau memiliki alamat mencurigakan.

“Kami mengimbau para driver untuk selalu melakukan pengecekan lebih teliti terhadap order yang masuk. Jangan ragu melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi orderan fiktif,” tegas Dedi.

Aiptu Solihin menambahkan, pihaknya berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban. “Polresta akan terus hadir membantu masyarakat serta memperkuat sinergi dengan para pekerja transportasi daring,” katanya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menggunakan layanan digital secara bijak dan tidak melakukan tindakan yang merugikan pihak lain.

(Syauqi)

baca juga ...  Palangka Raya Catat Penurunan Angka Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi Daerah Relatif Stabil

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!