SUKAMARA – Wakil Bupati Sukamara, Nur Effendi, membuka secara langsung Seminar dan Workshop Scale Up UMKM yang diselenggarakan oleh Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Sukamara. Kegiatan tersebut digelar di Aula SMP Negeri 1 Sukamara, Rabu 17 Desember 2025.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat relevan dan strategis serta sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Daerah dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM dan pengembangan kewirausahaan.
“UMKM memiliki peran yang sangat vital dalam struktur perekonomian daerah. Di Kabupaten Sukamara, UMKM menjadi salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat, baik di sektor perdagangan, kuliner, jasa, maupun industri kreatif,” ujar Nur Effendi.
Menurut Nur Effendi, keberadaan UMKM tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun demikian, Wakil Bupati juga mengakui bahwa sebagian besar UMKM masih berada pada skala usaha mikro dan rumahan dengan berbagai keterbatasan. Di antaranya manajemen usaha yang belum tertata dengan baik, pencatatan keuangan yang belum rapi, keterbatasan akses permodalan, lemahnya strategi pemasaran, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi dan digitalisasi.
“Oleh karena itu, melalui kegiatan workshop dan seminar ini, saya berharap para pelaku UMKM tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan dan wawasan, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya transformasi usaha, dari usaha yang dikelola secara sederhana menjadi bisnis yang dikelola secara profesional,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa proses scale up bukan semata-mata tentang memperbesar omzet, melainkan membangun sistem usaha yang sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Sementara itu, Ketua Panitia Seminar dan Workshop Scale Up UMKM BPC HIPMI Sukamara, Ahmad Fuad, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seminar atau pelatihan biasa, melainkan wujud nyata komitmen BPC HIPMI Sukamara dalam mendorong pertumbuhan dan daya saing pelaku UMKM di daerah.
“Kegiatan ini kami rancang sebagai upaya nyata HIPMI Sukamara untuk mendorong UMKM naik kelas, lebih adaptif, dan mampu bersaing. Ini adalah komitmen kami untuk terus mendampingi dan memperkuat pelaku usaha di Bumi Gawi Barinjam,” ungkap Ahmad Fuad.
Ia berharap melalui seminar dan workshop ini, para pelaku UMKM dapat memperoleh bekal pengetahuan, motivasi, serta strategi praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing. (enn)












