Satlantas Polres Kotim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas, Antisipasi Lonjakan Kendaraan di Malam Tahun Baru Sampit

IST/BERITA SAMPIT - Rekayasa Lalu Lintas yang menunjukan akses masuk Kota Sampit melalui Bundaran Samekto menuju Jalan Mucran Ali.

SAMPIT – Menjelang malam pergantian tahun 2025 menuju 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Timur (Kotim) menyiapkan sejumlah langkah strategis berupa rekayasa lalu lintas di berbagai titik Kota Sampit. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan serta memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas saat malam tahun baru.

Rekayasa lalu lintas tersebut mencakup penutupan jalur alternatif dan pengaturan arus di beberapa ruas jalan utama. Pengendara dari arah Pangkalanbun menuju maupun sebaliknya diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Ir Soekarno atau Jalan Lingkar Utara guna menghindari kepadatan.

Selanjutnya, akses masuk kota dari arah yang ingin menuju pusat kota, disarankan mengambil rute melalui Bundaran Samekto, lalu ke timur menyusuri Jalan Muchran Ali, dilanjutkan ke Jalan Usman Harun, Jalan Rahadi Usman, dan Jalan Ahmad Yani.

Selain itu, penutupan ruas jalan di pusat Kota Sampit untuk mengatur arus di dalam kota, akan dilakukan rekayasa dengan menutup beberapa penggal jalan ketika kepadatan lalu lintas meningkat. Jalan yang akan ditutup adalah Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Tjilik Riwut.

Satlantas juga akan melakukan rekayasa dengan sistem penyekatan (pembuatan jalan satu arah sementara atau pembelokan arus) di berbagai penggal jalan lainnya saat volume kendaraan memuncak.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi semua arahan petugas di lapangan guna menciptakan situasi lalu lintas yang tertib dan lancar,” himbau Kasatlantas Polres Kotim, AKP Hariyanto.

Satlantas Polres Kotim berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama sehingga perayaan tahun baru berlangsung aman dan nyaman bagi semua serta dapat mematuhi arahan yang diberikan petugas.

“Stop pelanggaran, kecelakaan, keselamatan untuk kemanusian,” pungkasnya.

(Utomo)

baca juga ...  Hasil Menggiurkan: Penambang Emas Ilegal di Desa Kawan Batu Raup Belasan Juta Seminggu
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!