PALANGKA RAYA – Warga Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menyampaikan sejumlah usulan prioritas terkait infrastruktur. Aspirasi tersebut mencakup desakan pengaspalan jalan hingga pembangunan drainase guna mengantisipasi ancaman banjir di wilayah setempat.
Juru Bicara (Jubir) Reses Daerah Pemilihan (Dapil) III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Okki Maulana, mengungkapkan bahwa usulan ini merupakan hasil serap aspirasi masyarakat yang memerlukan perhatian serius pemerintah provinsi.
“Peningkatan jalan yang telah dibangun oleh Provinsi, agar dapat dilanjutkan dengan Pengaspalan dan Drainase pada Kiri Kanan jalan,” ujar Okki dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kalteng, baru-baru ini.
Selain infrastruktur jalan raya, warga juga mengharapkan adanya bantuan hibah untuk pembangunan masjid yang baru berdiri, serta pengadaan tanah untuk perluasan rumah ibadah tersebut. Warga turut mengusulkan pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya untuk meningkatkan keamanan lingkungan.
Terkait mitigasi bencana, Okki menekankan perlunya normalisasi saluran air di titik-titik rawan genangan.
“Masyarakat berharap adanya peningkatan dan pembangunan drainase di sepanjang Jalan GM Alshad hingga Jalan Abdul Kadir, karena kapasitas saluran yang ada tidak mampu menampung debit air saat hujan deras,” tuturnya.
Masyarakat memohon adanya peningkatan kapasitas drainase eksisting sebagai upaya penanganan banjir sekaligus peningkatan kualitas infrastruktur kawasan secara menyeluruh.
Aspirasi Desa Kebun Agung
Selain Kelurahan Baru, aspirasi juga datang dari masyarakat Desa Kebun Agung, Kecamatan Pangkalan Banteng. Warga di sana mengeluhkan kondisi jalan poros yang mengalami kerusakan di beberapa titik dan meminta perbaikan segera.
Secara spesifik, warga mengharapkan peningkatan jalan lingkungan di wilayah RT 7 dan RT 8 sepanjang kurang lebih 500 meter demi kelancaran akses antarwilayah.
“Masyarakat berharap pembangunan jalan dan jembatan penghubung untuk memperlancar mobilitas dan aktivitas masyarakat,” tambah Okki.
Di sektor lain, warga Desa Kebun Agung juga mengusulkan dukungan sarana pendidikan berupa pengadaan meja dan kursi sekolah, serta peningkatan fasilitas di jenjang SD dan SMP.
Di bidang pemberdayaan, muncul usulan bantuan pembangunan greenhouse untuk edukasi pertanian lokal, serta perbaikan atap tempat pendidikan Al-Qur'an (TPQ).
(Syauqi)












