PALANGKA RAYA – Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Leonard S. Ampung, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan kebersamaan sebagai kunci utama dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Ajakan tersebut disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan Kerukunan Warga Ot Danum (KWOD) Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Aula Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya, Jumat, 9 Januari 2026.
Leonard menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki Kalimantan Tengah merupakan modal sosial yang besar apabila dikelola dengan baik.
Menurutnya, perbedaan latar belakang suku, budaya, dan keyakinan seharusnya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dalam membangun daerah.
“Kebersamaan yang terbangun hari ini menunjukkan bahwa masyarakat Kalimantan Tengah mampu hidup rukun dan saling menghormati di tengah perbedaan,” katanya.
Ia menjelaskan, falsafah Huma Betang mengajarkan nilai-nilai hidup berdampingan secara harmonis, saling menghargai, dan mengutamakan kepentingan bersama.
Nilai tersebut, lanjut Leonard, selaras dengan visi dan misi pembangunan pemerintah daerah yang menempatkan persatuan sebagai fondasi utama kemajuan.
Lebih lanjut, Leonard menyebutkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan keharmonisan sosial. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga ketenteraman dan stabilitas daerah.
“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, kita dapat mewujudkan Kalimantan Tengah yang aman, sejahtera, dan berdaya saing,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Leonard juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Ia pun mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus bergerak bersama, bahu-membahu, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan Kalimantan Tengah secara berkelanjutan.
(Sya'ban)












