SAMPIT – Kemunculan orang utan di area perkebunan warga kembali terjadi di wilayah Sei Bajuku, Desa Luwuk Bunter Kecamatan Cempaka Kotawaringin Timur (Kotim).
Satwa dilindungi itu dilaporkan sering terlihat berada di kebun karet dan lahan sawit milik masyarakat, sehingga menimbulkan rasa khawatir di kalangan warga setempat.
Salah seorang warga, Mimi Lestari, mengatakan orangutan tersebut tidak hanya muncul sesekali, tetapi sudah berulang kali terlihat saat warga beraktivitas di kebun menyadap karet atau membersihkan lahan.
Bahkan, menurutnya, yang muncul bukan hanya satu ekor, melainkan dua ekor orang utan.
“Orang utan itu sering terlihat saat kami menyadap karet atau membersihkan lahan sawit. Kadang muncul tiba-tiba di sekitar kebun,” ujar Mimi, Sabtu 17 Januari 2026.
Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat warga merasa takut, terlebih perilaku orangutan yang muncul tergolong tidak biasa. Satwa itu disebut tidak langsung menjauh ketika melihat manusia.
“Yang membuat kami khawatir, orangutannya terlihat jinak. Saat melihat orang, dia tidak lari,” katanya.
Warga berharap ada perhatian dari pihak terkait untuk menangani kemunculan orangutan tersebut, agar tidak membahayakan masyarakat maupun satwa itu sendiri, mengingat aktivitas warga di kebun berlangsung setiap hari. (Nardi)












