PALANGKA RAYA – Warga Desa Sungai Paring, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengusulkan sejumlah kebutuhan pembangunan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya di bidang fisik dan prasarana desa.
Aspirasi tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Daerah Pemilihan II Kotawaringin Timur–Seruyan, Pipit Setyorini, dalam Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, baru-baru ini.
Dalam paparannya, Pipit menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Rawa Sari yang meliputi usulan pengadaan satu unit mobil ambulans untuk desa, pembangunan Masjid Al Muhajirin, pembangunan Gereja Imanuel Babaluh Kecil Rawa Sari, serta pembangunan Mushola Al Ikhlas Rawa Sari.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan ruas jalan yang menghubungkan wilayah Cempaga dan Bambuluh sebagai bagian dari peningkatan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah.
Pipit Setyorini menjelaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan merupakan hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, serta komunikasi aktif antara anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dengan konstituen dan masyarakat di daerah pemilihan.
“Sebagai hasil dari pertemuan, dialog, wawancara, dan komunikasi secara aktif dengan konstituen serta masyarakat secara luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat secara terbuka dan jujur menyampaikan berbagai harapan terkait peningkatan pembangunan di wilayah mereka, terutama pembangunan yang dinilai penting dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Masyarakat dengan lugas, jujur, dan terbuka menyampaikan berbagai harapan untuk peningkatan pembangunan di daerahnya, khususnya berkaitan dengan pembangunan yang sangat penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum,” katanya.
Diketahui, aspirasi tersebut merupakan hasil pelaksanaan reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 yang dilaksanakan pada 2 hingga 9 November 2025 di masing-masing daerah pemilihan.
(Sya'ban)












