PULANG PISAU – Camat Banama Tingang Yanoadi Setiawan memaparkan sebanyak 221 usulan prioritas hasil Musrenbang tingkat desa serta upaya mendorong kemandirian desa di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.
Hal tersebut disampaikan Yanoadi Setiawan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah RKPD Kecamatan Banama Tingang, Selasa 27 Januari 2026.
Yanoadi menjelaskan, seluruh usulan tersebut merupakan hasil rekapitulasi Musrenbang desa yang dilaksanakan pada Desember lalu dan telah dibahas bersama pemerintah desa serta Badan Permusyawaratan Desa.
Menurutnya, usulan disusun secara detail agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki peluang untuk direalisasikan oleh pemerintah daerah meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Ia menambahkan, pemerintah kecamatan mendorong sebanyak 15 desa di Banama Tingang agar mampu berdiri di atas kaki sendiri melalui pengelolaan anggaran yang efisien dan penguatan potensi lokal.
Yanoadi juga menyampaikan sejumlah program pemerintah pusat yang telah berjalan, di antaranya program cetak sawah seluas 500 hektare yang masih menunggu kelanjutan, pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa, serta kesiapan mendukung program Makan Bergizi Gratis.
Untuk mendukung program MBG, pemerintah kecamatan telah menyiapkan lokasi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah.
Selain itu, Yanoadi meminta arahan pemerintah daerah terkait pengelolaan aset sekolah dan kantor desa yang tidak lagi digunakan akibat perpindahan penduduk dari bantaran sungai ke kawasan darat.
Ia berharap aset tersebut dapat dimanfaatkan kembali atau dialihkan untuk kepentingan lain sehingga mendukung peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Banama Tingang. (denny)












