Karhutla Hanguskan Lahan Delapan Hektare di Sawit Raya Sampit, BPBD Kotim Lakukan Pemadaman dan Pantau Perkembangan di Sekitar Area Kebakaran

IST/BERITASAMPIT - Petugas memadamkan api kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sawit Raya.

SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten (Kotim) tepatnya di Jalan Sawit Raya, Rabu 28 Januari 2026. tersebut menghanguskan lahan seluas kurang lebih delapan hektare yang didominasi vegetasi gambut.

Informasi kebakaran pertama kali diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotim melalui grup WhatsApp BPBD pada pukul 14.45 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung bergerak dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 15.24 WIB untuk melakukan upaya pemadaman.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam menyampaikan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut dengan ketebalan mencapai 60 hingga 80 sentimeter. 

Kondisi ini membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit karena api menjalar di bawah permukaan tanah. Hingga saat ini, penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan.

Tim gabungan dari BPBD Kotim bersama Pondok Kerja Manggala Agni Sampit diterjunkan ke lokasi. Sebanyak 16 personel BPBD dan tujuh personel Manggala Agni terlibat dalam operasi pemadaman dengan dukungan peralatan seperti selang, pompa air, kendaraan roda dua dan roda empat, alat komunikasi, serta satu unit pesawat nirawak.

Upaya pemadaman dilakukan hingga pukul 17.10 WIB. Namun, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Operasi sementara dihentikan karena kondisi lokasi yang mulai gelap dan dinilai membahayakan keselamatan petugas. Tim kembali ke posko sambil terus memantau perkembangan situasi di sekitar area kebakaran.

“Kami mengimbau pemilik lahan agar tidak membuka kebun dengan cara dibakar, terutama saat musim kemarau,” kata Multazam.

Selain itu, masyarakat diminta segera melakukan pemadaman dini apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran meluas.

Dalam penanganan kejadian ini, BPBD mencatat kebutuhan mendesak berupa tambahan bahan bakar minyak serta unit serba guna yang mampu menjangkau wilayah gambut. Langkah antisipasi juga terus disiapkan dengan memastikan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran dalam kondisi siaga. (nardi)

baca juga ...  Pemkab Kotim Masih Kekurangan Ribuan ASN
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!