DPRD Kotim Berharap Pemerintah Daerah Prioritaskan Perbaikan-Pemeliharaan Drainase Atasi Banjir di Baamang

NARDI/BERITASAMPIT - Anggota DPRD Kotim Dapil 2 Abdul Kadir.

SAMPIT – Persoalan drainase mengemuka sebagai isu utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Baamang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten (Kotim) menilai permasalahan tersebut perlu ditangani secara serius sebagai langkah konkret mengurangi banjir yang selama ini terjadi.

Anggota DPRD Kabupaten Kotim dari daerah pemilihan II, Abdul Kadir, menyampaikan bahwa dari berbagai usulan yang dibahas, persoalan drainase menjadi titik paling krusial.

“Banjir yang kerap melanda Baamang tidak terlepas dari sistem drainase yang belum berfungsi optimal,” tegasnya, Kamis 5 Februari 2026.

Ia menegaskan, genangan air yang terjadi saat hujan tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada kelancaran lalu lintas. 

Beberapa ruas jalan disebutnya kerap terdampak, di antaranya Jalan Muchran Ali, Jalan Cristopel Mihing, Jalan Walter Condrad, serta sejumlah jalan utama lainnya di Kecamatan Baamang.

Abdul Kadir menilai, tanpa penanganan yang menyeluruh dan berkelanjutan, persoalan banjir akan terus berulang. Kondisi tersebut diperparah saat curah hujan tinggi yang bertepatan dengan air sungai pasang.

Melalui forum Musrenbang ini, DPRD berharap pemerintah daerah dapat memprioritaskan program perbaikan dan pemeliharaan drainase. Dengan langkah tersebut, risiko banjir di Baamang diharapkan dapat ditekan sehingga kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas tetap terjaga. (nardi)

baca juga ...  Tuntut Janji Pemkab, Tenaga Honor Pendidikan Perlu Diperhatikan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!