Jalan Becek, Akses Tertutup! Proyek Galian PDAM di Jalan Kopi Dikeluhkan Warga

UTOMO/BERITA SAMPIT - Tumpukan galian pemasangan pipa PDAM yang diletakkan diatas badan jalan.

SAMPIT – Proyek pemasangan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di ruas Jalan Kopi–Caman, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten (Kotim), menuai keluhan dari warga sekitar. Galian yang memakan badan jalan membuat arus lalu lintas terganggu hingga memaksa pengendara memutar jauh.

Pantauan Berita Sampit di lokasi pada Sabtu, 7 Februari 2026, pekerjaan galian masih berlangsung. Tanah bekas galian terlihat menumpuk dan menutup sebagian badan jalan, sehingga ruas jalan menjadi semakin sempit dan sulit dilalui kendaraan.

Kondisi tersebut kian dirasakan warga, terlebih saat hujan turun. Jalan yang tertutup tanah berubah menjadi becek dan berlumpur, menambah risiko bagi pengguna jalan serta menghambat aktivitas warga sehari-hari.

“Hari ini Jalan Caman di tutup saya mau belanja harus memutar untuk sampai ke toko,” ujar Teguh.

Ia menegaskan pihak PDAM atau kontraktor harus mengembalikan bekas galian pipa seperti semula setelah pemasangan selesai.

“Jangan sampai ditinggal begitu saja tanpa mengembalikannya seperti semula,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa saat proses pemasangan pipa PDAM air yang disalurkan mengalami penurunan kualitas. Selain itu, ia mengatakan harga yang harus dibayarkan juga meningkat tidak sesuai dengan pemakaian.

“Kualitas airnya sempat jelek beberapa minggu kemarin, harga bulanan tidak sesuai pemakaian,” pungkasnya.

(Utomo)

baca juga ...  643 Warga Binaan Lapas Sampit Terima Remisi Kemerdekaan, 20 Langsung Bebas
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!