PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa'i mengusulkan penataan dan peningkatan tata kelola air di Kabupaten Pulang Pisau kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU), sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara berkelanjutan.
Usulan tersebut disampaikan Bupati Ahmad Rifa'i saat melakukan pertemuan dengan jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU di Jakarta Selatan, Jumat, 6 Februari 2026.
Pertemuan itu dihadiri Kepala Subdirektorat Wilayah I Direktorat Air Minum Wijayanto, Ketua Tim Wilayah Kalimantan Novi Rindani, serta Koordinator Wilayah Kalimantan Tengah Rizki Wahyu.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ahmad Rifa'i menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau pada tahun 2026 mendapatkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk program tata kelola air, yang dinilai sangat strategis dalam meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
“Tahun 2026 ini kita bersyukur mendapatkan DAK untuk tata kelola air. Ini sangat penting untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Ahmad Rifa'i.
Namun demikian, Bupati menekankan agar dukungan pemerintah pusat tidak bersifat sementara, melainkan dapat dilakukan secara berkelanjutan, mengingat kebutuhan air bersih merupakan layanan vital yang harus terus ditingkatkan kualitas dan jangkauannya.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya sekali. Yang kami inginkan adalah program yang berkesinambungan agar pelayanan air bersih bagi masyarakat Pulang Pisau semakin baik ke depan,” tegasnya.
Ia menambahkan, penataan tata kelola air yang optimal tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas konsumsi air, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berkomitmen terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat guna memastikan pembangunan infrastruktur air dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga. (denny)












