PALANGKA RAYA – Isu rotasi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menguat.
Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, mengungkapkan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran tengah mematangkan komposisi pejabat kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
“Sedang diotak-atik terus, sabar,” ujar Leonard saat ditemui di Bundaran Besar Palangka Raya, Senin, 9 Februari 2026.
Leonard menjelaskan, hampir setahun kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja OPD.
Evaluasi tersebut, kata dia, dilakukan langsung oleh pimpinan daerah dengan mengacu pada target dan capaian kinerja masing-masing perangkat.
“Dievaluasi dari pimpinan (Gubernur) itu yang kita lihat, ya ada target-target dan segala macam,” jelas Leonard.
Ia menegaskan, evaluasi tidak hanya menyasar OPD tertentu, melainkan seluruh perangkat daerah tanpa pengecualian. Bahkan, dirinya selaku Plt Sekda juga tak luput dari penilaian.
“Semua (OPD) dievaluasi, termasuk saya dievaluasi (Gubernur),” tegasnya.
Leonard belum merinci waktu pasti pelaksanaan rotasi maupun OPD yang berpotensi mengalami pergeseran jabatan.
Namun, ia memastikan proses penataan pejabat dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan kinerja.
Sebagai informasi, pada 9 Mei 2025 lalu, Gubernur Kalimantan Tengah telah melakukan rotasi terhadap sejumlah pejabat, mulai dari kepala dinas teknis, staf ahli, hingga jabatan asisten di lingkup Sekretariat Daerah Provinsi.
Hingga kini, masih terdapat sejumlah OPD yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt). Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu alasan perlunya penataan kembali struktur pejabat definitif guna mengoptimalkan kinerja pemerintahan daerah.
(Sya'ban)












