KAPUAS – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan perairan, Personel Kapal Polisi XVIII-2007 Ditpolairud Polda Kalteng menggelar aksi bersih-bersih sampah bersama masyarakat di pesisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, Kabupaten Kapuas, Senin 16 Februari 2026.
Kegiatan ini diinisiasi untuk menumbuhkan kesadaran warga yang tinggal di pinggiran sungai agar tidak lagi membuang sampah ke air, mengingat DAS Kapuas merupakan sumber mata pencaharian utama warga dalam mencari ikan.
Direktur Polairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, menegaskan bahwa perilaku membuang sampah ke sungai seringkali dilakukan tanpa menyadari dampak jangka panjangnya terhadap lingkungan dan kesehatan.
“Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan perlu terus ditingkatkan. Bukan hanya soal pemandangan yang kotor, tetapi dampak terhadap kesehatan dan ekosistem sungai sangatlah besar,” ujar Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Poin Penting dalam Aksi Lingkungan:
1. Gotong Royong: Personel KP XVIII-2007 turun langsung bersama warga memungut sampah di area pesisir sungai.
2. Pencegahan Pencemaran: Mengedukasi masyarakat bahwa sungai yang bersih akan menjaga ketersediaan ikan sebagai sumber pangan.
3. Himbauan Keberlanjutan: Mengajak warga menjadikan menjaga kebersihan sebagai budaya sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Ditpolairud berharap pola pikir masyarakat pesisir dapat berubah, dari menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan menjadi tempat yang harus dirawat bersama.
“Kami berharap dengan adanya gotong royong ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan. DAS Kapuas ini adalah milik kita bersama yang harus dijaga, bukan dijadikan tempat pembuangan sampah,” pungkasnya.(im/bs)












