Sekda Pastikan NSD dan Rusun Dikelola Serius, Aset Daerah Tak Boleh Lepas

DENNY/BERITASAMPIT - Sekda pimpin rapat koordinasi bersama perangkat daerah terkait untuk membahas pengelolaan New Site Development (NSD) dan rumah susun.

KUALA – Sekretaris Daerah Kabupaten , Usis I. Sangkai, menegaskan pengelolaan New Site Development (NSD) dan rumah susun (rusun) harus dilakukan secara serius, terukur, dan berbasis regulasi agar aset tersebut tetap menjadi milik Pemerintah Kabupaten . Penegasan itu disampaikannya kepada awak media, Sabtu 21 Februari 2026, usai memimpin rapat koordinasi bersama perangkat daerah terkait.

Menurut Usis, rapat yang digelar di ruang kerjanya tersebut membahas langkah strategis pemanfaatan dan penataan NSD serta rusun agar lebih tertib dan optimal. Pemerintah daerah, kata dia, ingin memastikan seluruh aset yang telah dibangun dapat dimanfaatkan sesuai peruntukan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Dalam pertemuan itu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten selaku leading sector memaparkan kondisi terkini, termasuk jumlah unit yang telah terbangun dan data penghuni berdasarkan hasil pendataan lapangan. Paparan tersebut menjadi dasar evaluasi dan penentuan langkah penertiban.

“Kita pastikan aset ini tetap menjadi milik Pemerintah Kabupaten . Pengelolaannya tidak boleh asal jalan, harus jelas arah dan dasar hukumnya,” tegas Usis.

Ia menambahkan, setiap kebijakan yang diambil harus disertai regulasi pendukung agar pemerintah daerah tidak keliru dalam melangkah. Meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan, Pemkab tetap berkomitmen bergerak maju dengan prinsip kehati-hatian dan kepastian .

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah ini, Sekda berharap sinergi semakin kuat sehingga pengelolaan NSD dan rusun dapat berjalan efektif, aset daerah terjaga, serta manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Kabupaten . (denny)

baca juga ...  Wabup Kapuas Tegaskan Komitmen Integrasi Stunting dalam Perencanaan Daerah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!