Polisi Dalami Kasus Penusukan di Sudan, Korban Harapkan Keadilan!

UTOMO/BERITA SAMPIT - Bekas luka Suyetno yang ditutupi perban di bagian dada sebelah kirinya.

SAMPIT – Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaga Hulu, Polres Timur (Kotim) tengah mendalami kasus penusukan yang dialami oleh Suyetno (44), warga Sudan, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Timur (Kotim) beberapa waktu lalu.

Kepala Unit (Kanit) Reserse Polsek Cempaga Hulu, Aiptu M Rolan Dinata mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil saksi bersama dengan korban untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Besok untuk saksi saya mintai keterangan lagi sudah saya panggil bersama korban nya juga,” kata Rolan pada Minggu 22 Februari 2026.

Ia menyebut bahwa kasus tersebut kini tengah dalam penyelidikan oleh pihaknya untuk mengungkap pelaku yang identitasnya masih misterius itu.

“Masih kita dalami lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Suyetno mengatakan bahwa kini kondisinya sudah cukup membaik dan telah diperbolehkan untuk pulang kerumah setelah menjalani serangkaian perawatan akibat luka tusuk di dada sebelah kirinya hingga tembus ke paru-paru.

“Sementara dibolehkan keluar, dilarang dokter beraktifitas dan kesana kemari. Takutnya, pendaharan di dalam lagi karena paru-paru robek,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya mendapat undangan dari Polsek Cempaga untuk klarifikasi. Namun, menurutnya ia masih belum mampu untuk menghadiri undangan itu.

“Belum ada penanganan dari polisi selain dikirim undangan klarifikasi. Kita ini mencari yang terbaik aja gimana jalan tengahnya,” harapnya.

Di akhir, Suyetno menambahkan bahwa usai kejadian berdarah itu ia menyebut Kepala Sudan sempat mengupayakan perdamanain dan telah mengamankan pelaku. Ironisnya, bukan pelaku penusukan yang diamankan melainkan keluarga dari pelaku ujarnya.

“Setelah kejadian saya sudah tidak tahu apa-apa sampai di bawa ke RS. Ceritanya masih simpang siur. Bagaimana kita mau berdamai kalau oelaku saja tidak diketahui siapa,” turupnya penuh tanya.

Diberitakan sebelumnya, Suyetno menjadi korban penusukan oleh orang yang tidak diketahui identitasnya hingga ia harus dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit dan menjalani perawatan intensif. Keluarga yang terima dengan apa yang Suyetno alami akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cempaga.

(Utomo)

baca juga ...  Bersiaplah Warga Sampit Akan Ada Fersival di Museum Kayu
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!