SPBE Kurangi Takaran Hanya Dapat Sanksi Peringatan

JIMMY/BERITASAMPIT - SPBE di Desa Pelangsian yang beberapa waktu lalu ditemukan mengurangi isi tabung gas elpiji.

SAMPIT – Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Niaga Jaya Makmur di Pelangsian, Kabupaten (Kotim), yang sebelumnya diduga mengurangi takaran pengisian elpiji 3 kilogram, diketahui hanya mendapat sanksi berupa surat peringatan dari pihak Pertamina.

Menurut seorang sumber bahwa SPBE tersebut telah dijatuhkan sanksi administratif berupa Surat Peringatan (SP) 1 kepada pengelola SPBE tersebut.

“Itu telah berikan surat peringatan 1 kepada SPBE tersebut,” kata seorang sumber saat ditemui, Selasa 24 Februari 2026.

Pemberian SP 1 tersebut menyusul temuan dugaan pengisian elpiji 3 kilogram yang tidak sesuai takaran.

Dalam pemeriksaan sebelumnya, dua nozzle pengisian di SPBE tersebut disegel oleh Polda karena diduga terjadi ketidaksesuaian berat isi tabung.

Dari hasil temuan di lapangan, sejumlah tabung elpiji 3 kilogram diketahui memiliki berat bersih di bawah standar, berkisar antara 2,6 hingga 2,8 kilogram. Dugaan ini memicu keluhan masyarakat, terlebih menjelang dan selama Ramadan, ketika kebutuhan elpiji meningkat.

Sumber itu menegaskan bahwa pemberian surat peringatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan kepada mitra. Pihaknya juga menghormati proses yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penanganan dugaan pelanggaran kepada aparat penegak .

Sementara itu, distribusi elpiji 3 kilogram di wilayah Kotim dan sekitarnya disebut tetap berjalan normal dengan mengoperasikan nozzle lain yang tidak bermasalah.

Meski demikian, sejumlah warga berharap sanksi yang diberikan tidak hanya sebatas peringatan, mengingat elpiji 3 kilogram merupakan barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil.

Mereka meminta pengawasan lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang dan hak konsumen tetap terlindungi.

(Jimmy)

baca juga ...  Harga Solar Industri dan Dexlite Melonjak, Warga Mentaya Hulu Tercekik Biaya Operasional
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!