PALANGKA RAYA – Ribuan warga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memanfaatkan program Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan menebus paket sembako seharga Rp10 ribu per paket.
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Sampuraga Lama, Minggu, 15 Maret 2026, sebagai bagian dari rangkaian penyaluran bantuan pemerintah menjelang Hari Raya Idulfitri.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan Gerakan Pangan Murah digelar untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
“Melalui kegiatan ini pemerintah hadir untuk membantu masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan agar kebutuhan pokok tetap terpenuhi,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan sebanyak 3.900 paket sembako yang dapat ditebus masyarakat.
Setiap paket terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kilogram dengan nilai sekitar Rp147.500.
Namun paket tersebut mendapat subsidi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar Rp137.500 sehingga masyarakat cukup menebusnya dengan harga Rp10 ribu per paket.
Selain paket sembako, Gerakan Pangan Murah juga menyediakan 1.000 paket sayuran dan buah serta 500 baki telur untuk masyarakat.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyaluran bantuan pangan dari Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat periode Februari-Maret 2026.
Sebanyak 16.255 paket bantuan pangan disalurkan kepada penerima manfaat, dengan masing-masing paket berisi beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera serta menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.
Menurut Agustiar, berbagai program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran menjelang hari raya.
“Kami berharap berbagai program ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dan terjangkau,” pungkasnya.
(Sya'ban)












