PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto, menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program di sektor olahraga dan kepemudaan.
“Setiap program yang dijalankan harus mampu memberikan dampak nyata, terutama bagi generasi muda dan para atlet yang tengah dibina di Bumi Tambun Bungai. Program jangan hanya bersifat seremonial. Harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pemuda dan atlet,” ucapnya, Jumat 20 Maret 2026.
Keberhasilan program sangat ditentukan oleh perencanaan yang matang dan tepat sasaran. Ke depan, orientasi pembangunan tidak lagi sekadar mengejar jumlah kegiatan, tetapi lebih pada peningkatan kualitas pembinaan secara berkelanjutan.
“Pembinaan atlet harus dilakukan secara konsisten dan terstruktur. Pasalnya, program yang berjalan tidak berkesinambungan berpotensi menghambat perkembangan potensi atlet di daerah,” tambahnya.
Kalau pembinaan dilakukan rutin dan terarah, hasilnya tentu akan lebih maksimal. Selain itu, juga mendorong adanya sinergi yang kuat antara berbagai pihak, mulai dari DPRD, pemerintah kabupaten/kota, hingga pemangku kepentingan lainnya.
“Kolaborasi menjadi kunci agar target pembangunan di sektor kepemudaan dan olahraga bisa tercapai optimal,” lanjutnya.
Pentingnya monitoring secara berkala untuk memastikan program yang berjalan tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Pengawasan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi perlu dilakukan bersama, selain itu berharap, tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan olahraga sekaligus mengembangkan potensi generasi muda di Kalimantan Tengah secara lebih maksimal,” ungkapnya. (yud)












