PANGKALAN BUN – Prof. Dr. Birute Mary Galdikas, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Los Anggeles, Selasa 24 Maret 2026, pukul 04.30, pada usia 80 tahun.
Almarhumah, adalah seorang primatolog dan aktivis pelestarian alam yang telah mendedikasikan hidupnya selama hampir 55 tahun untuk melindungi dan menyelamatkan orangutan ke habitatnya di Kalimantan.
Almarhumah Birute Galdikas telah melakukan penelitian tentang orangutan dan telah berhasil merehabilitasi ratusan orangutan yang terlindungi dan melepaskannya kembali ke alam liar.
Birute Galdikas telah berjuang untuk melindungi habitat orangutan dari deforestasi dan perburuan liar, dan telah mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian orangutan dan habitatnya, serta mengadvokasi kebijakan perlindungan lingkungan.
Birute Galdikas telah menerima berbagai penghargaan internasional, termasuk Tyler Prize for Environmental Achievement dan Kalpataru Award dari Pemerintah Indonesia. Galdikas juga mendirikan Orangutan Foundation International (OFI) pada tahun 1986 untuk mendukung upaya pelestarian orangutan dan habitatnya.
Sumber dari sejumlah staf OFI di Desa Pasir Panjang, rencana jenazah Almarhum Birute akan dikebumikan di Pangkalan Bun. “Sekarang masih sedang dip roses keberangkatannya dari Los Angeles ke Indonesia,” katanya, Rabu 25 Maret 2026. (man)












