KUALA PEMBUANG – Ketua Panitia Khusus (Pansus), Subani, menilai pelayanan RSUD Kuala Pembuang secara umum sudah berjalan dengan baik. Meski demikian, ia menegaskan masih terdapat sejumlah catatan penting yang perlu dibenahi guna meningkatkan kualitas kinerja ke depan.
“Secara umum pelayanan sudah baik. Namun tentu masih ada koreksi dan evaluasi yang harus dilakukan agar kinerja semakin optimal,” ujarnya, Rabu 1 April 2026.
Subani juga mengungkapkan, tahun ini terdapat dukungan tambahan dari pemerintah pusat, salah satunya berupa pembangunan gedung khusus layanan cuci darah. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Namun, dari hasil pengecekan lapangan, Pansus menemukan persoalan mendasar pada aspek tata ruang. Penataan bangunan dinilai masih belum optimal, sehingga terkesan kurang tertata rapi.
“Temuan utama kami adalah lemahnya tata ruang. Ini membuat bangunan terlihat kurang terkonsep. Ke depan, hal ini harus menjadi perhatian serius agar tidak terulang kembali,” tegasnya.
Ia berharap, kesalahan yang ada saat ini dapat segera diperbaiki, sekaligus menjadi bahan evaluasi agar pembangunan ke depan lebih terarah dan terencana dengan baik.
Meski demikian, Subani menegaskan bahwa tidak ada pelayanan yang benar-benar sempurna. Namun secara keseluruhan, kondisi pelayanan saat ini sudah menunjukkan capaian yang cukup baik.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat lima lokasi yang menjadi fokus pengecekan lapangan, yakni proyek pengerjaan jalan di Bundaran III Kuala Pembuang, Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM), pembangunan Gedung Serbaguna di kawasan Islamic Center, Perumda Tirta Seruyan, serta RSUD Kuala Pembuang.
(ASY)












