KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Ritual Adat Balian dan Mamapas Lewu Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Basarah Agama Hindu Kaharingan ini dihadiri Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno, Wakil Bupati Dodo, Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Wakil Bupati Kapuas menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ritual adat sebagai bagian dari pelestarian budaya daerah.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas sangat mendukung dan menyambut baik pelaksanaan ritual adat ini sebagai upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah,” ucapnya, Rabu 1 April 2026.
Ia menegaskan bahwa kegiatan adat seperti Balian dan Mamapas Lewu memiliki nilai spiritual dan kearifan lokal yang harus terus dijaga serta diwariskan kepada generasi muda.
Selain itu, ritual tersebut juga dinilai memiliki potensi dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Kapuas.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap pelestarian adat dan budaya dapat terus berjalan selaras dengan pembangunan daerah, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. (denny)












