PALANGKA RAYA – Kegiatan reses Anggota DPRD Kota Palangka Raya di Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kamis (9/4), menyoroti sejumlah persoalan krusial. Mulai dari kondisi infrastruktur dasar hingga peredaran narkoba menjadi perhatian serius.
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menyebut persoalan infrastruktur masih menjadi keluhan utama masyarakat dalam setiap kegiatan reses.
“Warga Banturung mengeluhkan kondisi Jalan KKN yang membutuhkan perbaikan dan peningkatan. Jalan tersebut dinilai vital karena digunakan masyarakat untuk akses menuju sekolah dan rumah ibadah,” ucapnya, Jumat 10 April 2026.
Permasalahan yang paling mendominasi adalah infrastruktur dasar, meliputi perbaikan dan peningkatan jalan, jembatan, dan drainase.
“Selain itu, warga juga mengusulkan agar layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dapat dilakukan di tingkat kelurahan. Keluhan lain yang disampaikan adalah terkait kelangkaan gas elpiji,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini berharap DPRD Kota Palangka Raya dapat menjembatani aspirasi masyarakat serta mendorong realisasi program pembangunan yang lebih merata.
“Di sisi lain, peredaran narkoba di wilayah Kelurahan Banturung dan Kecamatan Bukit Batu juga menjadi perhatian serius,” lanjutnya.
Selain itu meminta pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk memberantas peredaran narkoba.
“DPRD Kota Palangka Raya diharapkan dapat menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut, sehingga pembangunan di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I dapat berjalan lebih optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya. (yud)












