Ditpolairud Polda Kalteng Sambangi Pesisir Das Mentaya, Ajak Warga Perangi Narkoba

IST/BERITASAMPIT - Personel Ditpolairud Polda Kalteng bersama warga saat membentangkan spanduk imbauan narkoba di atas Kapal Polisi XVIII-1004.

SAMPIT – Ditpolairud Polda Kalteng terus berkomitmen membentengi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Melalui personel Kapal Polisi XVIII-1004, sosialisasi intensif dilakukan kepada masyarakat di pesisir Das Mentaya guna menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya barang haram tersebut, Senin 11 Mei 2026.

Langkah preventif ini diambil mengingat narkoba merupakan zat berbahaya yang tidak hanya merusak fisik dan mental, akan tetapi juga menghancurkan tatanan kehidupan sosial serta masa depan para penggunanya.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, menegaskan bahwa kepada masyarakat pesisir menjadi prioritas untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba (Bersinar).

“Mari kita jauhi narkoba dan pilih kehidupan yang sehat serta positif. Narkoba adalah jalan pintas menuju kehancuran masa depan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga,” ujar Kombes Pol. Dony Eka Putra.

Dalam kegiatan tersebut, personel Kapal Polisi XVIII-1004 menekankan pentingnya kewaspadaan keluarga dalam memantau aktivitas lingkungan sekitar. Masyarakat diimbau untuk lebih memilih aktivitas yang bermanfaat dan produktif dibandingkan terjerumus dalam lingkaran setan narkotika.

Ada beberapa poin utama yang disampaikan dalam imbauan tersebut, yakni narkoba dapat menyebabkan ketergantungan akut dan gangguan permanen.

Penggunaan narkoba memicu meningkatnya angka kriminalitas di lingkungan masyarakat. Personel juga mengajak warga untuk berani melapor jika melihat adanya indikasi peredaran gelap narkoba di wilayah pesisir.

“Bersama, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba. Mari kita dukung satu sama lain untuk membuat pilihan yang tepat demi keselamatan bersama. Jauhi narkoba, pilih hidup sehat,” pungkasnya.(im/bs)

baca juga ...  Dimediasi oleh Pemerintah Daerah, Ketua Koperasi Santuai Jaya: Yang Kami Tagih Adalah Sisa Realisasi Lahan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!