SAMPIT – Tiga aksi pencurian yang meresahkan warga di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kini masih dalam penyelidikan kepolisian. Hingga kini, belum ada satu pun pelaku yang berhasil diamankan.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Ketapang AKP Anis, mengakui bahwa pihaknya masih melakukan proses pengungkapan ketiga kasus tersebut.
“Kami masih bergerak. Mohon waktu dan doa agar segera terungkap dan pelakunya tertangkap,” ujarnya pada Senin 11 Mei 2026.
Tiga kasus pencurian tersebut diantaranya:
1. Pencurian dengan kekerasan di Perumahan Pandawa Jalur 7, Jalan Jenderal Sudirman Sampit, korban Marni (44) mengalami luka robek di sejumlah bagian tubuh hingga harus mendapat 50 jahitan. Peristiwa terjadi Jumat 20 Februari 2026 lalu sekitar pukul 02.30 WIB.
2. Pembobolan kios BRILink di Jalan HM Arsyad, Mentari Swalayan, Kelurahan Mentawa Baru Hilir. Terjadi siang hari sekitar pukul 13.17 WIB. Pelaku seorang diri dan membawa senjata tajam. Uang senilai Rp10 juta raib digasak.
3. Dua toko Alfamart di Jalan Achmad Yani disatroni dalam waktu kurang dari 24 jam, pertama, Alfamart yang berlokasi di seberang Puskesmas Ketapang I, Selasa (3/3/2026) pukul 02.30 WIB. Diduga tiga pelaku, kerugian puluhan juta rupiahdan kedua, Alfamart di seberang SMAN 1 Sampit. Kerugian nyaris sama.
Kapolsek Ketapang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila terjadi tindak kejahatan.
“Jangan beri ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan. Laporkan segera jika melihat hal mencurigakan. Jangan tunggu kejadian baru melapor,” pungkasnya.
(Utomo)












