KUALA PEMBUANG – Sebagai upaya dalam membentengi masyarakat dari pengaruh ideologi berbahaya, personel Ditpolairud Polda Kalteng menggelar aksi sambang di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan.
Kegiatan ini difokuskan pada pemberian edukasi mengenai bahaya terorisme dan paham radikalisme anti pancasila.
Dalam sosialisasi tersebut, personel di lapangan menyampaikan amanat langsung dari Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, berkaitan dengan partisipasi aktif warga merupakan kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Masyarakat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini dan mencegah penyebaran paham radikal di lingkungan masing-masing,” ujar Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, Rabu 13 Mei 2026.
Dony juga mengingatkan pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap Pancasila bukan sekadar seremonial, melainkan landasan hidup bermasyarakat untuk menangkal doktrin yang memecah belah bangsa.
Dalam kegiatan itu, selain berdialog personel Ditpolairud juga memberikan panduan praktis kepada warga DAS Seruyan.
Seperti cara mengenali ciri-ciri penyebaran paham radikal di lingkungan sekitar, tindakan yang harus diambil jika menemukan aktivitas mencurigakan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan.
Melalui langkah jemput bola ini, Polda Kalteng berharap kesadaran kolektif masyarakat meningkat, sehingga wilayah Kalimantan Tengah, khususnya DAS Seruyan, tetap aman dari ancaman terorisme dan infiltrasi paham radikal.(im/bs)











