KUALA PEMBUANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah asal Kabupaten Seruyan. Atlet PSHT Seruyan, Muslim berhasil membawa harum nama Indonesia khususnya Bumi Gawi Hatantiring setelah sukses menembus babak kualifikasi ajang internasional Golden Combo Tournament 2026.
Kompetisi bergengsi tersebut menjadi wadah bagi para praktisi seni bela diri nunchaku atau ruyung dari berbagai negara untuk menunjukkan kreativitas, kecepatan, serta ketepatan teknik dalam aksi freestyle yang dilakukan secara virtual.
Dalam ajang dunia itu, Muslim tampil impresif hingga berhasil masuk babak kualifikasi dan menempati peringkat ke-15. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi PSHT Seruyan dan masyarakat Kabupaten Seruyan.
Pada kompetisi tersebut, setiap peserta diwajibkan merekam dan mengunggah video kombo nunchaku freestyle berdurasi 25 hingga 35 detik. Seluruh proses pendaftaran hingga pengumpulan video dilakukan secara daring melalui portal resmi penyelenggara.

Penampilan para peserta kemudian dinilai langsung oleh panel juri internasional yang terdiri dari master nunchaku dunia dan mantan juara dunia, termasuk juara bertahan asal Iran, Ali Mirani.
Atas pencapaian tersebut, Anggota DPRD Seruyan Fraksi PDI Perjuangan, Subani menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap keberhasilan atlet PSHT Seruyan yang mampu bersaing di level internasional.
Menurutnya, keberhasilan Muslim menjadi bukti bahwa atlet daerah memiliki potensi besar untuk berprestasi dan mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di kancah dunia.
Turnamen bergengsi ini diikuti sebanyak 110 atlet terbaik dari 29 negara, menjadikannya ajang persaingan sengit para praktisi nunchaku dunia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
(ASY)












