Kawasan Hutan Masih Mendominasi 70 Persen Wilayah Kalteng, Gubernur Sebut Jadi Kendala

IST/BERITASAMPIT - ilustrasi.

Gubernur (Kalteng), Agustiar Sabran, mengatakan luasnya kawasan hutan menjadi salah satu kendala dalam mempercepat pembangunan di Kalteng, bukan karena pemerintah daerah tidak mampu berinovasi.

Menurutnya, sebagian besar wilayah Kalteng masih berstatus kawasan hutan sehingga ruang gerak pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan menjadi terbatas.

“Daerah kita bukan berarti tidak bisa berinovasi, tetapi sebagian besar wilayah masih berada di kawasan hutan. Ini juga menjadi persoalan,” ujarnya saat ditemui awak media di Istana Isen Mulang, , Kamis malam, 25 Juni 2026.

Agustiar menilai sejumlah daerah lain telah memiliki kepastian status kawasan sehingga lebih leluasa menjalankan pembangunan.

“Kalau daerah-daerah lain sudah jelas soal kawasan hutannya, sedangkan kita belum,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalteng terus mengusulkan agar luas kawasan hutan dapat dikurangi sehingga ruang pembangunan daerah semakin terbuka.

“Kita terus berupaya. Sudah beberapa gubernur mengusulkan agar kawasan hutan di Kalteng minimal 40 persen dari luas wilayah. Saat ini kurang lebih 70 persen wilayah kita masih berstatus kawasan hutan,” ujarnya.

Selain persoalan kawasan hutan, Agustiar juga menilai kewenangan pemerintah daerah masih banyak berada di pemerintah pusat sehingga membatasi ruang gerak daerah dalam mengelola potensi yang dimiliki.

“Otoritas kita, mungkin sudah diketahui, banyak yang diambil oleh pusat,” katanya.

Ia juga mengungkapkan pemerintah pusat masih memiliki kewajiban sekitar Rp800 miliar kepada yang berasal dari DBH sektor mineral dan batu bara (minerba) tahun anggaran 2023 serta beberapa komponen lainnya.

“Bukan utang, tapi ya bisa dibilang masih sekitar Rp800 miliar dari tahun 2023,” ujarnya.

Menurut Agustiar, dana tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan daerah sehingga pemerintah provinsi terus berupaya agar segera disalurkan.

“Kalau menagih, pasti kita tagih, apalagi kondisi keuangan seperti sekarang,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Pemprov Kalteng Optimistis Layanan Publik Berjalan Baik Meski Kebijakan Efisiensi Diterapkan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!