PALANGKA RAYA – Guna menggenjot serapan pendapatan daerah yang baru mencapai 32 persen per awal Juni, DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) berencana memanggil sejumlah instansi Pemprov Kalteng dalam waktu dekat.
​Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, menyatakan bahwa pihak legislatif sebelumnya telah menggelar RDP dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapperida). Namun, untuk mengkaji kendala secara mendalam, diperlukan kehadiran instansi yang memegang kunci pengelolaan keuangan.
“Memang kita baru menghadirkan Bapperida Provinsi. Jadi kita belum bisa mengkaji mendalam di mana kendalanya. Insya Allah ke depan kita akan hadirkan lagi bukan hanya Bapperida, tapi juga Dinas Pengelola Keuangan dan Badan Pendapatan Daerah, karena kuncinya ada di sana,” ujar Junaidi, Kamis, 25 Juni 2026.
Politisi Fraksi Demokrat ini berharap, sebelum rapat koordinasi tersebut digelar, pemerintah provinsi sudah menyiapkan strategi dan formulasi yang matang untuk mendongkrak pendapatan di sisa waktu lima bulan efektif yang ada.
“Harapan kita sudah ada langkah-langkah kongkret bagiamana serapan pendapatan kita di bulan 11 (November) nanti bisa tercapai,” tuturnya.
Junaidi juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif untuk mengantisipasi potensi gagalnya target anggaran yang dapat mengorbankan kepentingan masyarakat.
“Kalau ada kendala, Pemerintah Provinsi bisa bersama-sama dengan kita (DPRD) memikirkan solusi. Karena rawan kalau APBD kita hanya tercapai 80 persen, berarti rencana pembangunan tidak terlaksana 100 persen,” pungkasnya.
(Syauqi)











