RSUD dr Murjani Gelar Proctorship Intervensi Nonbedah Perdana, Tangani Tujuh Pasien Jantung

NARDI/BERITASAMPIT - Kegiatan proctorship intervensi nonbedah perdana untuk pasien jantung di RSUD dr Murjani Sampit.

SAMPIT – RSUD dr Murjani Sampit mencatat sejarah baru dalam pelayanan dengan melaksanakan proctorship intervensi nonbedah (INB) perdana untuk penanganan penyakit jantung, Jumat 26 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jejaring Pengampuan Kardiovaskular wilayah .

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Halikinnor, Penjabat Sekda, Direktur RSJPD Harapan Kita Jakarta, Direktur RSUD dr Doris Sylvanus , serta para direktur rumah sakit se-Kalteng.

Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Yulia Nofiany mengatakan, pelaksanaan proctorship intervensi nonbedah perdana merupakan langkah besar dalam upaya meningkatkan kemampuan pelayanan jantung di RSUD dr Murjani.

“Kami melaksanakan proctorship intervensi nonbedah perdana bersama tim RSUD dr Doris Sylvanus sebagai pengampu jejaring cathlab regional dan RSJPD Harapan Kita sebagai pengampu jejaring ,” kata Yulia.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan perdana tersebut terdapat enam hingga tujuh pasien yang menjalani tindakan dengan pendampingan langsung dari tim ahli.

Menurut Yulia, kegiatan proctorship menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi tenaga medis, khususnya dalam penanganan kasus jantung tingkat lanjut.

“Melalui program pendampingan langsung dari para ahli ini, kami ingin meningkatkan kemampuan dan keahlian tim medis dalam menangani tindakan jantung tingkat lanjut. Harapannya, ilmu yang didapat akan mempercepat kemandirian tim kami dalam memberikan pelayanan jantung terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai rumah sakit rujukan regional di Kalteng, RSUD dr Murjani terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, berkualitas, dan menyeluruh. Kehadiran layanan intervensi nonbedah ini diharapkan dapat mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke luar daerah.

Yulia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim proktor yang telah hadir untuk membimbing dan berbagi pengalaman kepada tenaga medis RSUD dr Murjani.

“Kami berharap sinergi ini dapat terus terjalin dengan baik sehingga pelayanan jantung di RSUD dr Murjani semakin berkembang dan masyarakat dapat memperoleh layanan yang optimal di daerah sendiri,” tuturnya.

Dengan adanya proctorship perdana tersebut, RSUD dr Murjani semakin memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan regional yang mampu memberikan pelayanan jantung yang lebih komprehensif bagi masyarakat maupun Kalteng. (Nardi)



baca juga ...  KSOP Sampit Gelar Jalan Sehat Bersama Insan Maritim
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!