PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) memusatkan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Kampung Sega, Kelurahan Mendawai. Peringatan yang dilaksanakan, Jumat 26 Juni 2026, dipimpin langsung oleh Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, camat, lurah, pelajar, komunitas peduli lingkungan, serta para petugas kebersihan.
Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah menegaskan bahwa tantangan lingkungan saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menyampaikan bahwa dunia tengah menghadapi triple planet crisis, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan.
Hj. Nurhidayah juga membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup yang mengajak seluruh masyarakat melakukan perubahan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mengelola sampah dengan baik, serta meningkatkan kegiatan penghijauan.
“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga bumi, upaya sederhana yang dilakukan secara bersama-sama akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan,” ujar Hj. Nurhidayah.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada berbagai pihak yang dinilai berkontribusi dalam pengelolaan lingkungan di Kobar.
Momen yang paling mendapat perhatian terjadi saat Bupati Kobar Hj. Nurhidayah memberikan hadiah berupa ibadah umrah kepada dua petugas kebersihan senior, yakni Rita yang telah mengabdi selama 20 tahun dan Sulistiana yang telah bertugas selama 19 tahun.
Menurut Hj. Nurhidayah, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi para petugas kebersihan yang selama ini berperan menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan Kabupaten Kobar.
“Ini adalah bentuk penghargaan setinggi-tingginya kepada para pahlawan kebersihan yang telah menjaga wajah Kabupaten Kotawaringin Barat tetap bersih dan asri, sehingga daerah kita mampu mempertahankan prestasi Adipura hingga 13 kali,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat juga menyerahkan penghargaan kepada 11 sekolah penerima penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.
Penghargaan juga diberikan kepada perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, dan desa yang aktif mendukung Program Indonesia Asri, termasuk Desa Pasir Panjang dan Kelurahan Sidorejo.
Apresiasi turut diberikan kepada dunia usaha, atas kontribusinya dalam mendukung pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan di Kabupaten Kobar.
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, kegiatan dilanjutkan dengan kuis bagi para ketua RT dengan hadiah berupa bak sampah dan uang pembinaan sebagai stimulan untuk mendukung pengelolaan kebersihan di lingkungan masing-masing.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis di kawasan bantaran Sungai Arut, Kampung Sega. Aksi tersebut menjadi simbol komitmen Pemkab Kobar dalam menjaga ekosistem sungai, meningkatkan tutupan hijau, serta memperkuat ketahanan daerah terhadap perubahan iklim. (man)












