Dinkes Siagakan 43 Pustu dan 4 Puskesmas Hadapi Dampak Kabut Asap

IST/BERITASAMPIT - Kepala Dinas Kota , Riduan.

– Dampak kabut asap yang semakin pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Pemerintah Kota melalui Dinas memperkuat langkah antisipasi guna melindungi masyarakat.

Selain meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan , Dinkes juga mendistribusikan masker secara gratis dengan prioritas bagi kelompok yang paling rentan terdampak pencemaran udara.

Kepala Dinas Kota , Riduan mengatakan, masker telah disalurkan ke seluruh puskesmas sehingga dapat dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak usia sekolah, ibu hamil, lanjut usia (lansia), serta warga yang datang untuk mendapatkan pelayanan .

“Kondisi kualitas udara yang menurun akibat karhutla berpotensi meningkatkan risiko berbagai gangguan , terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” ucapnya, Jumat 31 Juli 2026.

Oleh karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara berada pada kategori tidak sehat.

“Jika tidak ada kepentingan yang mendesak, sebaiknya aktivitas di luar rumah dikurangi. Namun apabila harus keluar rumah, gunakan masker dengan benar sebagai perlindungan dari paparan asap yang dapat mengganggu ,” tambahnya.

Dinkes juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap prima. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak minum air putih, beristirahat yang cukup, serta memenuhi kebutuhan vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh selama musim kabut asap.

“Saya minta kepada masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala awal gangguan saluran pernapasan seperti batuk, pilek, iritasi tenggorokan maupun sesak napas. Pemeriksakan diri sedini mungkin agar penanganan medis dapat segera diberikan sebelum kondisi memburuk,” lanjutnya.

Pemerintah Kota telah menyiagakan seluruh jaringan pelayanan , termasuk empat puskesmas induk dan 43 puskesmas pembantu (Pustu) yang siap memberikan layanan kepada masyarakat terdampak kabut asap.

“Dinas terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus penyakit yang berkaitan dengan kabut asap, khususnya ISPA, melalui koordinasi intensif bersama seluruh puskesmas dan berharap pelayanan tetap berjalan maksimal dan kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Riban Satia Kenang Mofit Saptono Subagio sebagai Mitra Diskusi dan Sosok Akademisi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!