PUPR Petakan Titik Rawan, Pembenahan Drainase Dipercepat untuk Cegah Banjir

PURUK CAHU melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat penanganan sistem drainase sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi genangan dan banjir di kawasan permukiman. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR , Pordy Petrosyan, mengatakan penataan dan normalisasi saluran drainase menjadi prioritas, terutama saat intensitas hujan meningkat. Perbaikan dilakukan agar aliran air tetap lancar dan mampu mengurangi risiko banjir di sejumlah wilayah.

Menurutnya, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan masih terdapat berbagai kendala, mulai dari penyempitan saluran, penumpukan sedimentasi, hingga drainase yang tidak lagi berfungsi secara optimal. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air terhambat sehingga berpotensi memicu genangan saat hujan deras.

“Saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan air tertahan dan berpotensi menggenangi wilayah sekitar. Karena itu, perlu dilakukan pemetaan serta penanganan pada titik-titik yang menjadi prioritas,” ujar Pordy.

Ia menjelaskan, penanganan drainase tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi antara instansi terkait, pemerintah , dan masyarakat agar setiap permasalahan di lapangan dapat ditangani sesuai kewenangan masing-masing sehingga hasilnya lebih efektif.

Selain melakukan pemantauan rutin, PUPR juga terus mendata lokasi-lokasi yang membutuhkan perbaikan maupun normalisasi saluran. Pendataan tersebut menjadi dasar dalam menentukan skala prioritas agar program penanganan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pordy juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fungsi drainase dengan tidak membuang sampah ke saluran air serta menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci dalam menciptakan sistem drainase yang berfungsi optimal.

Melalui upaya pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, PUPR berharap risiko genangan dan banjir dapat ditekan, sekaligus menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih tertata, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

baca juga ...  Paduan Suara Wanita Murung Raya Cetak Sejarah, Bupati Heriyus Lepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!