Ajukan Perlengkapan Tim Darat Penanganan Karhutla

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Wali Kota , Fairid Naparin, saat diwawancarai awak media di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, , Kamis, 30 Juli 2026.

– Pemerintah Kota mengusulkan bantuan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada Badan Penanggulangan Bencana (BNPB).

Wali Kota , Fairid Naparin, mengatakan Kepala BNPB meminta pemerintah daerah segera mengajukan kebutuhan penanganan Karhutla, termasuk peralatan maupun dukungan anggaran apabila diperlukan.

“Kepala BNPB menyampaikan agar kebutuhan yang diperlukan segera diajukan. Apabila daerah kekurangan dana, pemerintah dapat mengajukannya ke BNPB,” ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kalteng, , Kamis, 30 Juli 2026.

Fairid menilai dukungan tersebut memastikan keterbatasan anggaran tidak menjadi kendala dalam penanganan Karhutla.

Saat ini, Pemkot telah mengusulkan bantuan peralatan, sementara pendanaan operasional masih bersumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Kami mengajukan peralatan. Untuk sementara, pendanaan masih berasal dari BPBD, khususnya perlengkapan bagi personel yang tergabung dalam 12 regu di lapangan,” katanya.

Selain itu, Pemkot juga kembali mengusulkan dana rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) setelah sebelumnya menerima bantuan serupa pascabencana pada 2019.

“Sebelumnya, pernah mendapatkan bantuan dana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tahun 2019. Bantuan tersebut telah kami terima dan kami kembali mengusulkannya untuk tahun depan,” jelasnya.

Fairid menambahkan, usulan yang diajukan saat ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan tim darat yang bertugas menangani Karhutla.

“Untuk kebutuhan saat ini, kami sudah mengajukan seluruh perlengkapan bagi tim darat. Fokusnya lebih kepada perlengkapan tim darat. Ke depan, kami juga akan mengajukan dana rehabilitasi dan rekonstruksi untuk tahun berikutnya,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Laporan KDRT dan Pengeroyokan Mandek, Penanganan Polda Kalteng Dipertanyakan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!