SAMPIT – Kualitas udara di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Minggu 16 Agustus 2026 pagi berada pada kategori sedang. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pukul 05.00 WIB, nilai ISPU tercatat 78 dengan parameter kritis PM2,5.
Terpantau saat pagi kabut masih terlihat tipis, namun aroma asap kebakaran masih bisa tercium. Kabut perlahan menghilang seiring matahari mulai terbit dan udara menghangat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim Marjuki menyampaikan, kategori sedang menunjukkan kualitas udara masih dapat diterima bagi kesehatan manusia, hewan maupun tumbuhan. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau memperhatikan kondisi kesehatan saat melakukan aktivitas di luar ruangan.
“Pada kategori sedang, tingkat kualitas udara masih dapat diterima bagi kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan. Masyarakat tetap diimbau untuk memperhatikan kondisi kesehatan saat melakukan aktivitas di luar ruangan,” ujarnya.
Marjuki mengatakan, kelompok masyarakat yang sensitif terhadap kualitas udara disarankan mengurangi aktivitas fisik yang terlalu lama atau berat di luar ruangan.
Sementara itu, masyarakat secara umum masih dapat beraktivitas di luar ruangan dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan kesehatan.
Data pada pagi tersebut juga menunjukkan kelembaban udara mencapai 99 persen, tekanan udara 1.011 mBar dan suhu 22 derajat Celsius.
DLH Kotim mengingatkan masyarakat untuk turut menjaga kualitas udara dengan mengurangi aktivitas yang dapat menghasilkan polusi. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan yang berpotensi memperburuk kualitas udara.
“Kami mengimbau masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat serta menghindari aktivitas yang dapat menimbulkan pencemaran udara,” katanya.
Data ISPU tersebut bersumber dari ISPUnet Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan dapat menjadi acuan masyarakat dalam menyesuaikan aktivitas di luar ruangan. (Nardi)











