Editor : Maulana Kawit
PANGKALAN BUN – Sempat dirawat selama 16 Hari bayi dari pasangan suami istri, Barliansyah (45) dan Sri Wahyuni (26) warga Jalan Gusti Abdullah RT 3 Kelurahan Raja Sebrang Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat yang sempat di rawat fi RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun akhirnya meninggal dunia sekira Pukul 01.00 WIB Kamis (24/1/2019).
Sebelumnya Bayi yang bernama Rahmat Hidayat Minggu (6/1/2019) sekira Pukul 05.00 WIB lahir secara normal di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dengan berat sekitar 3 Kg, namun setelah diketahui oleh ibu kandungnya Sri Wahyuni ternyata tidak memiliki batok kepala.
Kabar ini pun sempat menjadi perhatian Gubernur Kalimantan Tengah dan Bupati Kotawaringin Barat. H Sugianto Sabran saat kunjungan kerja ke Kabupaten Kobar didampingi Bupati Kobar Hj Nurhidayah sempat menjenguknya kerumah sakit.
Bupati Hj Nurhidayah saat menjenguk mengatakan semua biaya berobat dan perawan Bayi Rahmat ditanggung oleh Pemkab Kobar. Namun sayang nasib Rahmat Hidayat tidak bisa tertolong.
Hal tersebut diungkapkan Adiman Dinata Kepala Seksi Rawat Nginap RSUD Sultan Imanuddin saat dikonfirmasi beritasampit.co.id melalui telepon selulernya, Kamis (24/1/2019) membenarkan bayi Rahmat Hidayat telah meninggal dunia.
“Hasil dari pemeriksaan dokter bayi Rahmat Hidayat setelah dirawat sekitar 16 hari tidak bisa tertolong. Bahkan Rabu malam sampai Kamis dini hari kondisi Rahmat sangat menghawatirkan badannya kejang-kejang dan sekira Pukul 01.WIB Rahmat Hidayat meninggal dunia,” kata Adiman.
(Man/Beritasampit.co.id).












