Kondisi Dermaga Bangkuang Memprihatinkan, Jembatan Menuju Pelabuhan Bergoyang

Editor: A Uga Gara

BUNTOK-Kondisi pelabuhan penumpang Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau, Kabupaten (Barsel) sungguh mrmprihatinkan. Selain sudah dimakan usia, jembatan menuju pelabuhanpun sedikit bergoyang bila dilalui sehingga perlu segera diperbaiki.

Padahal, pelabuhan di Ibukota Kecamatan Karau Kuala ini berada dipinggiran bantaran DAS Barito, merupakan kecamatan yang selalu ramai pengunjung yang datang setiap harinya dari beberapa sekitar.

Seperti Babai, Malitin, Janggi, Selat Baru, Damparan,Lrhai, Teluk Timbau dan Tampu Langit.

“Kedatangan mereka tersebut, untuk berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari maupun yang lainnya dan mereka datang menggunakan transportasi air. Pastinya, bertambat dipelabuhan ini juga,” Kata H Toto (52) warga Rt 22 Rw 03 Bangkuang kepada beritasampit.co.id, Sabtu (9/1/2019).

Dikatakannya, belum lagi kapal-kapal dagang yang datang ikut bertambat dipelabuhan penumpang ini.

Untuk bertambat, di pelabuhan barang tidak muat pasalnya kondisi pelabuhan itupun kecil sehingga sebagian kapal dagang bertambat dipelabuhan penumpang.

“Banyaknya, kapal dagang bertambat tersebut adalah untuk menggelar pasar mingguan yang digelar pada hari Rabu di Kelurahan Bangkuang ini,”Katanya.

Intinya lanjut H. Toto, geliat perekonomian di wilayah ini cukup baik hal tersebut dibuktikan dengan selalu ramainya pengunjung yang datang dipelabuhan ini.

Baik kapal-kapal dagang, yang datang memasarkan barang dagangannya maupun warga sekitar yang datang untuk berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari.

“Namun sayang, kondisi pelabuhan dan jembatannya sudah tidak layak dipergunakan lagii maka dari itu. Diharapkan kepada Pemkab Barsel, melalui Instansi bisa merenovasi kembali pelabuhan penumpang dan jembatan dengan pondasi yang kuat pula,”tukas H Toto.

Sementara itu Kadishub Barsel Daud Danda mengatakan, pihaknya mendukung keinginan masyarakat tersebut dan akan kita sampaikan ke provinsi. Selanjutnya, oleh pihak provinsi akan dimasukan ke Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

baca juga ...  Sasar Generasi Millineal Satreskrim Polres Kotim Goes-to Kampus

Menurut Daud Danda, sebelum diserahkan ke provinsi alangkah baiknya terlebih dahulu mempunyai studi kelayakan amdal dengan dukungan dokumen.

Bilamana sudah lengkap, maka pihak provinsi akan memperhatian dan menindak lanjutinya.

Intinya, pihak provinsi meminta untuk permohonan pengajuan perbaikan jembatan dan pelabuhan di Kecamatan Karau Kuala ini.

Agar segera, diserahkan sehingga akan dibahas dalam Musrenbang Tingkat Provinsi nantinya.

“Bilamana, studi kelayakan amdal sudah kita akomodir dianggaran perubahan 2019 kita harapkan di tahun 2020 mendatang akan terealisasi. Bilamana, studi kelayakan amdalnya selesai di tahun 2020 kita yakinkan terealisasi pada tahun 2021,”ungkapnya.

Ditambahkan Daud Danda, kedepan pihaknya juga merencanakan akan memberikan bantuan Spead Boat untuk UPTD Dishub Kecamatan Karau Kuala. Hal tersebut, untuk lebih mempermudah kegiatan tugas sehari-hari.

“Seperti, melakukan patroli segala macam aktifitas sehari-hari baik pagi, siang maupun malam hari di alur sungai barito wilayah Kecamatan Karau Kuala,”Pungkas Daud Danda.

(ded/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!