Editor: A Uga Gara
SUKAMARA – Meski telah mendapat tambahan aparatur dengan diserahkannya SK pengangkatan CPNS ke 218 orang pada Rabu (10/4/2019) namun jumlah pegawai negeri sipil di lingkup Pemda Sukamara masih kekurangan.
Plt Kepala BKD Sukamara, Ahmad Zunani mengatakan bahwa kekurangan itu ada di formasi kesehatan.
“Untuk CPNS 2018 saja untuk formasi kesehatan banyak yang kosong, setelah itu baru formasi pendidikan seperti guru mata pelajaran tertentu,” ujar Ahmad Zunani usai penyerahan SK CPNS di Aula Kantor Bupati.
Dalam penerimaan CPNS daerah tahun 2018 Kabupaten Sukamara mendapatkan 247 formasi dengan rincian yaitu pelamar umum sebanyak 240, formasi khusus rehabilitasi sebanyak 2 dan formasi khusus cumlaude atau lulusan terbaik sebanyak 5.
Jumlah pendaftar dari formasi yang ada mencapai 1.379 berkas pendaftaran. Jumlah formasi yang terisi sebanyak 218 dan yang tidak terisi sebanyak 29 formasi.
“29 formasi yang kosong itu adalah dokter gigi 5 formasi, spesialis anestesi, spesialis syaraf, spesialis mata, spesialis THT, REHAB Medik, radiologi, radiografer ahli pertama masing-masing satu formasi,” rinci Ahmad Zunani.
Selain itu ada formasi kosong lainnya adalah dokter gigi ahli pertama sebanyak 5 formasi, dokter ahli pertama 2 formasi, nitrisionis ahli pertama 7 formasi, teknisi elektro medis ahli pertama 2 formasi, perekam mahir terampil 2 formasi.
“Untuk pendidikan ada dua formasi yang kosong yaitu formasi guru agama Hindu ahli pertama sebanyak 2 formasi,” jelas Ahmad Zunani.
(enn/beritasampit.co.id)












