SAMPIT – Pasar tradisional ‘Al Kamal’ yang berada di Jalan Hasan Mansur Baamang- Sampit segar dibuka. Pengelolaan terhadap pasar ini dilakukan secara pribadi oleh pengusaha setempat.
Pemilik sekaligus pengelola pasar ‘Al Kamal’ Ellyas Supriadi, Kamis (2/5) menuturkan ide pembangunan pasar tradisional di areal lahan miliknya bermula dari instink usaha dalam dirinya dan kebetulan memiliki lahan yang cukup untuk di bangun pasar.
“Ide ini bermula melihat potensi ekonomi dan kebutuhan yang ada di kota Sampit. Kebetulan ada tanah, dari pada kosong lalu muncul ide membangun pasar tradisional,” ucapnya.
Dia mengaku tidak khawatir dengan gempuran masuknya pasar modern berjaringan, bahkan dia meyakini pasar tradisional yang dia bangun akan menambah kompetisi usaha yang sehat dan diprediksi menggeliat.

“Di kota Sampit ini cukup banyak pasar dadakan dan semua hidup saja, padahal di sana sini sudah banyak bahkan pasar modern seperti alfamart dan indomaret. Sama halnya dengan Al Kamal ini nanti,” ucap pria yang akrab disapa Yadi Kijang ini.
Optimistime bahwa Al Kamal akan bertahan ke depan, kata dia terlihat minat pedagang yang akan menempati lapak-lapak yang ada dan semua sudah terisi, pedagang yang menyewa.
“Semua sudah terisi, lapak 109 dan kion 24, tinggal menunggu diresmikan saja. Direncanakan akan dibuka untuk umum tanggal 3 Mei,” katanya.
(Vis/beritasampit.co.id)












