PALANGKA RAYA – Dalam rangka mempersiapkan kegiatan Pelantikan Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (BPC GMKI) Palangka Raya serta Dies Natalis GMKI Ke-69.
Alfrit Dody Ketua GMKI Palangka Raya melakukan koordinasi bersama H Agustiar Sabran Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah. (21/02/2019).
Koordinasi ini terkait dengan pelantikan sekaligus Seminar Nasional Kebangsaan dengan Tema “Kalimantan Tengah Rumah Pancasila (Intoleransi, Pemilu dan Hoax) yang akan dilaksanakan, Sabtu, 23 Februari 2019.
“Seminar Nasional Kebangsaan menghadirkan Prof Dr Hariyono, M Pd Plt Kepala BPIP RI, Ferdinandus Setu Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika, Abhan, SH, MH dan Korneles Galanjinjinay Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI. Untuk pemateri daerah menghadirkan Irjen Pol Drs Anang Revando Kapolda Kalteng, H Agustiar Sabran Ketua DAD Kalteng, Satriadi Ketua Bawaslu Kalteng dan Dr Netto WS Rahan, M Si, M Th Ketua STAKN Palangka Raya,” jelas Alfrit Dody Ketua GMKI dalam rilisnya yang diterima beritasampit.co.id.
Dalam pertemuan tersebut Agustiar menyambut baik atas kedatangan generasi Pemuda Millenial Kalimantan Tengah yang penuh semangat dalam mengisi pembangunan.
“Kegiatan yang diselenggarakan oleh GMKI Palangka Raya sangat luar biasa karena mampu menghadirkan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) dan sangat tepat kegiatan tersebut dilaksanakan di Tambun Bungai Bumi Pancasila Kalimantan Tengah ini,” terangnya.
Ditambahkan Agustiar bahwa sangat mendukung kegiatan yang dimaksud dan akan siap hadir sebagai pemateri menyampaikan bahwa Huma Betang Rumahnya Pancasila.
Pasalnya begitu banyak perbedaan dan keberagaman namun tingkat toleransi dan kebersamaan selalu terikat.
“Ini menjadi jati diri kami orang Dayak, keberagaman membuat kami bisa saling menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai saling menolong antar sesama,” lanjutnya.
Agustiar yang juga merupakan Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah ini juga menyampaikan bahwa penting mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
“Pancasila Abadi karna itu yang akan memperkuat toleransi dalam Huma Betang Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Ditempat yang sama Noorkhalis Ridha Sekretaris KNPI Kalteng menambahkan bahwa sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh GMKI Palangka Raya dan pihaknya akan berupaya membantu semaksimal mungkin.
“Kegiatan tersebut sangat bagus untuk genasi muda saat ini agar selalu bersama-sama menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dalam setiap aspek kehidupan,” ungkapnya.
Selain itu menurut Senior Muda GMKI Palangka Raya Bakti Yusuf Irwandi, anak Muda Millenial Kalimantan Tengah harus menjadi garda terdepan sebagai kepeloporan perdamaian dan menjaga tetap kokohnya NKRI di Tambun Bungai Kalimantan Tengah dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika dan menjadikan Pancasila Abadi yang selalu terpatri dalam diri sebagai Pemuda Indonesia.
“Sinergritas dari segala perbedaan dan keberagaman dari setiap Pemuda Millenial Kalimantan Tengah harus tetap terjalin dengan baik tanpa batas dan tidak boleh ada sekat karena anak muda saat ini bagian terpenting dalam bersama membangun Kalimantan Tengah yang lebih baik,” tutup Mantan Ketua GMKI Palangka Raya ini.
(Maulana.Kawit/Beritasampit.co.id)












