Editor: Irfan
PALANGKA RAYA – Borneo Nature Foundation (BNF) menggelar Sosialisasi BNF Program Sebangau dengan tema upaya bersama untuk pelestarian bentang alam Sebangau melalui kegiatan penelitian, konservasi dan pemberdayaan masyarakat, bertempat di Luwansa Hotel Palangka Raya, Kamis (28/2/2019).
Acara tersebut dihadiri oleh masyarakat Sebangau, aktivis lingkungan, masyarakat peduli api, CIMPTROP UPR, tokoh masyarakat serta awak media cetak, elektronik dan online.
Saat diwawancarai oleh awak media, Direktur Pelaksana Yayasan BNF Bernat Ripoll Capilla mengatakan, bahwa sosialisasi tersebut dalam rangka menjaga kelestarian ekosistem bentang alam Sebangau.
“Sosialisasi tersebut bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan disekitar bentang alam Sebangau, tentunya dengan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak,” ucap pria yang akrab disapa Berni.
Lanjut dia, mengapa bentang alam Sebangau sangatlah penting, karena setengah dari populasi orangutan liar khususnya di Kalteng ada di tempat tersebut.
Selain itu, kata Berni, bentang alam Sebangau juga merupakan kawasan riset multidisipliner sejak tahun 1992 oleh berbagai peneliti dan mahasiswa dari beberapa negara.
“Sehingga kelestarian alam di sana harus memang dijaga agar jangan sampai terjadi lagi kebakaran seperti pada beberapa tahun yang sudah lewat,” ungkapnya.
Berni berharap, dengan adanya partisipasi dari masyarakat dapat menjaga kelestarian bentang alam Sebangau. “Dan dapat mengelola wilayah tersebut agar kedepannya dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang,” pungkasnya.
(apr/beritasampit.co.id)












